AS dan NATO Berulah di Laut Hitam, Rusia: Ini Tindakan Provokatif dan Berbahaya

- 19 September 2020, 06:58 WIB
Ilustrasi bendera Amerika dan Rusia.* /Pixabay/Conmongt

PIKIRAN RAKYAT - Rusia telah mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) setelah menuduh Angkatan Lautnya dan kapal North Atlantic Treaty Organization (NATO) melakukan aktivitas militer yang provokatif dan berbahaya di Laut Hitam.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim bahwa Angkatan Laut AS dan kapal NATO telah meningkatkan kehadiran mereka di wilayah Laut Hitam.

Selain itu, Rusia juga mengklaim kedua militer tidak hanya meningkatkan kehadiran angkatan laut mereka tetapi juga meningkatkan intelijen penerbangan strategis.

Baca Juga: Kampanye ‘Semua Rp1’ ShopeePay Dorong Adopsi Transaksi Contactless dengan Lebih dari 8 Juta Voucher

Hal ini karena pentingnya Laut Hitam yang terletak di lepas pantai tepi barat daya Rusia. Kremlin telah memperingatkan bahwa AS berisiko meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.

"Kami khawatir dengan tindakan AS dan sekutunya di NАТО yang menyatakan keinginan mereka untuk mencegah insiden selama pelatihan tempur, tetapi dalam praktiknya terus melakukan aktivitas militer yang provokatif dan berbahaya di wilayah Laut Hitam," tulis Kementerian Pertahanan Rusia, Jumat, 18 September 2020, dikutip Pikiran-rakyat.com dari Express.

“Dengan kedok ancaman dari Rusia, NАТО mendekatkan aktivitas militernya ke perbatasan kami. Ini meningkatkan tingkat ketegangan dan menyebabkan penurunan tingkat keamanan di wilayah Laut Hitam," tambah mereka.

Baca Juga: Jadwal La Liga Spanyol Akhir Pekan Ini: Menang Besar di Laga Uji Coba, Debut Madrid vs Sociedad

Sementara itu, Wakil Kepala Staf Jenderal Angkatan Bersenjata Rusia, Sergey Rudskoy, mengatakan kapal-kapal NATO dan AS telah meningkatkan masa tinggal mereka di Laut Hitam sebesar 33 persen dari Januari hingga September 2020.

Halaman:

Editor: Nuzulia Rega

Sumber: Express


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X