Pergeseran Tren Terjadi, Covid-19 Mulai Membunuh Lebih Banyak Remaja Dibandingkan Lansia

- 16 September 2020, 08:10 WIB
Data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CD) menunjukan korban meninggal covid-19 di AS didominasi para remaja dibawah 21 tahun /Al-Jazeera

PIKIRAN RAKYAT - Pada beberapa bulan pertama tahun 2020, pandemi Covid-19 mulai meneror sebagian besar wilayah di dunia.

Tidak pandang bulu, baik kalangan muda atau tua bisa saja tertular wabah mematikan ini.

Beberapa bulan lalu, korban meninggal dari pandemi Covid-19 lebih banyak didominasi para lansia dengan usia 60 tahun keatas.

Baca Juga: Update Corona Dunia per 16 September 2020, India Catat 91.120 Kasus dalam Sehari

Kini tren tersebut bergeser dimana Covid-19 juga mulai membunuh para generasi muda.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Al-Jazeera, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengeluarkan data kematian terbaru pasien pandemi Covid-19 yang ada di AS.

Dari 121 kematian yang terjadi setiap harinya, 75 persen diantara mereka adalah masyarakat yang berusia dibawah 21 tahun.

Baca Juga: Tes Covid-19 Besar-Besaran, 1,8 Juta Warga Hong Kong Selesai Diuji Secara Sukarela

Angka 75 persen dari para remaja tersebut kembali dibagi dalam beberapa kategori.

45 persen merupakan orang Hispanik, 29 persen adalah masyarakat kulit hitam, dan empat persen sisanya ialah American Indians atau Alaskan Natives.

Halaman:

Editor: Aldiro Syahrian

Sumber: Al-Jazeera


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X