Hubungan Yunani-Turki Memanas di Laut Mediterania Timur, Usai Erdogan Kirim Kapal Militer

- 13 Agustus 2020, 10:43 WIB
Kapal Oruc Reis milik Turki /AFP/Ozan Kose

PIKIRAN RAKYAT - Saat ini hubungan antara Yunani dan Turki sedang dalam keadaan yang tidak cukup baik.

Terutama setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengirim sebuah kapal untuk melakukan survei seismik.

Namun tindakan tersebut medorong Athena mengklaim operasi itu melanggar batas perairannya, bahkan hingga bersumpah untuk mempertahankan kedaulatannya.

Baca Juga: Cerita Korban Ledakan Lebanon yang Terpisah dari Anaknya: Saya Tak Henti-henti Meneriakkan Namanya

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Express, tetapi Turki membalas pernyataan itu dengan mempertahankan keputusannya bahkan mengirim kapal militer untuk menemani kapal sipil tersebut.

loading...

Turki juga mengatakan pihaknya memiliki hak untuk membela diri dari tuduhan yang disebut oleh Yunani.

Penasihat dari Angkatan Laut Turki mengatakan Kaal Oruc Rei akan beroperasi di daerah yang disengketakan di Mediterania Timur selama dua minggu kedepan.

Baca Juga: Perangi Hoaks, Facebook Tambahkan Peringatan Sebelum Pengguna Bagikan Informasi Covid-19

Pengamat militer Yunani mengklaim kapal dari armada Angkatan Laut Turku telah meninggalkan pelabuhan Aksaz, yang kemungkinan untuk membantu kapal penelitian.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: Express


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X