Meski Kekuatan Ledakan Beirut Lebanon Hanya 'Secuil' Bom Atom Hiroshima, Pakar Ungkap Bahayanya

- 6 Agustus 2020, 14:23 WIB
LEDAKAN di Beirut, Lebanon ternyata hanya berkekuatan sepersepuluh bom atom yang meluluhlantakkan Hiroshima pada 1945.* /AFP/Patrick BAZ

PIKIRAN RAKYAT - Ledakan hebat yang meluluhlantakkan ibu kota Lebanon, Beirut membuat dunia terkejut di tengah krisis akibat pandemi Covid-19.

Kota pelabuhan itu diguncang ledakan tak terduga dari 2.750 ton tumpukan amonium nitrat dan menimbulkan gempa kecil serta gelombang kejut yang terdengar hingga 240 kilometer jauhnya.

Pakar dari Inggris memperkirakan peristiwa ini hanya sepersepuluh dari bom Hiroshima, namun tetap saja punya bahaya yang begitu besar.

Baca Juga: Sebut Anak-anak Hampir Kebal Covid-19, Akun Kampanye Trump Diblokir Twitter

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Evening Standard, pengukuran itu dilakukan tim pakar dari Universitas Sheffield lewat potongan video dan foto yang tersebar di media sosial.

Menurut mereka, ledakan itu setara dengan 1.000 hingga 1.500 ton TNT, bahan peledak yang umum digunakan banyak orang.

Kejadian ini menyebabkan setidaknya 135 orang tewas dan lebih dari 5.000 orang luka-luka.

Baca Juga: Pembelajaran Tatap Muka di Cirebon Dalam Kajian, Imron: Kalau Direalisasikan, SMA Terlebih Dahulu

Dengan kekuatan sebesar itu, para pakar menyebut Ledakan Beirut menjadi yang terbesar untuk ukuran senjata konvensional.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: Evening Standard


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X