Sengketa AS dan Tiongkok di Laut China Selatan, Malaysia Peringatkan Situasi yang Dapat Pecah ASEAN

- 6 Agustus 2020, 08:02 WIB
Peta yang menunjukkan wilayah Laut China Selatan, sembilan garis putus-putus (nine dash line) merupakan wilayah yang diklaim Tiongkok. /CSIS Asia Maritime Transparency Initiative (AMTI) via SCMP

 

PIKIRAN RAKYAT - Polemik Laut China Selatan terus berlanjut hingga kini dan memberikan efek cukup signifikan bagi negara-negara di sekitarnya.

Tak terkecuali Malaysia yang memberi tanggapan pada Rabu, 5 Agustus 2020 terkait Laut China Selatan.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman SCMP, negara tersebut memeringatkan bahwa sengketa di Laut China Selatan dengan negara utama yakni Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok dapat membagi Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) menjadi beberapa blok jika tetap dibiarkan.

Baca Juga: Kenang Perjuangan Lesty Kejora, Inul Daratista Turut Beri Ucapan Selamat Ulang Tahun

Adapula komentar dari Menteri Luar Negeri Malaysia, Hishammuddin Hussein yang muncul beberapa hari setelah kementeriannya mengirim pesan mengenai hubungan diplomatik kepada Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

loading...

Di dalam catatan tersebut, pihaknya turut menolak klaim Laut China Selatan oleh Beijing.

Langkah itu diambil oleh Kuala Lumpur setelah Washington dengan tegas melawan Tiongkok atas polemik Laut China Selatan pada Juli 2020 lalu.

Baca Juga: Hari ini, Toyota Luncurkan All New Corolla Cross di Indonesia

Hishammudin mengatakan kepada anggota parlemen PBB bahwa posisi Kuala Lumpur dalam sengketa tersebut tidak tergantung pada pandangan kekuatan luar.

Halaman:

Editor: Farida Al-Qodariah

Sumber: scmp


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X