Toko Sepeda di Jerman Dikabarkan Tutup Usai Dagangannya Diborong oleh Warga Indonesia

- 4 Agustus 2020, 09:08 WIB
SEPEDA Brompton edisi Wheels for Heroes (WFH): Baru-baru ini toko sepeda di Jerman tutup karena kehabisan barang setelah di borong oleh warga Indonesia, ini membuat orang Jerman heran. /Brompton

PIKIRAN RAKYAT - Setelah adanya pandemi Covid-19 dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga memasuki new normal, ada satu kegiatan yang saat ini tengah tren di kalangan warga Indonesia.

Seolah menjadi kebiasaan baru, sejak adanya pandemi Covid-19 kini warga Indonesia mulai kembali menggandrungi sepeda.

Sejumlah toko sepeda juga kini banyak diserbu warga karena mereka tak ingin ketinggalan tren bersepeda hingga barang di toko habis terjual.

Baca Juga: Aturan FA, Pemain Batuk di Lapangan Bisa Berujung Kartu Merah

Kondisi ini juga telah membuat pedagang sepeda di luar negeri merasa keheranan karena banyak warga Indonesia yang membeli sepeda.

Bahkan sebuah toko sepeda di Jerman saat ini terpaksa harus tutup, lantaran Sepeda Brompton yang mereka jual telah habis diborong oleh warga Indonesia.

Kabar itu menjadi heboh di Twitter, setelah pemilik akun Kismin Boys @kismin666oys memposting toko-toko online di Jerman yang menjual sepeda Brompton menutup tokonya.

Baca Juga: 9 ASN di 3 Kantor Dinas Kota Sukabumi Positif Covid-19, Jubir: Hasil Tracing Pasien Dalam Pengawasan

Dalam keterangan unggahannya tersebut, disebutkan toko yang menjual khusus sepeda Brompton kehabisan stok akibat diborong oleh orang Indonesia.

“orang bilang tanah kita tanah sorga

tongkat kayu dan batu jadi

sepeda lipat tiga,” tulis @kismin6666oys sebagaimana diberitakan Galamedia.com sebelumnya dalam artikel "Indonesia Jauh dari Resesi, Toko Sepeda Brompton di Jerman Tutup Habis Stok Diborong Orang Indonesia".

Baca Juga: Menolak Ketika akan Diceraikan, Pria ini Bunuh Istrinya dengan Kerudung

Demikian cuitan Kismin Boys dalam akun Twitternya @kismin666oys, yang diunggah pada Minggu, 26 Juli 2020 lalu.

Dalam postingannya tersebut, terlihat foto sepeda Brompton dalam rak toko dan thread dari Brompton Bicycle yang menanyakan keheranannya, sebenarnya apa yang terjadi di Indonesia sehingga orang Indonesia banyak yang memborong sepeda yang dikenal fantastis harganya ini.

Beli brompton online di semua toko di Jerman ditutup. Karena banyak orang +62 yang borong,” tulis caption tersebut.

Baca Juga: Alasan Willian Ogah Bertahan di Chelsea, Arsenal Kandidat Terkuat Tujuan Selanjutnya

Dan postingan dari Brompton Bicycle:

Is here anyone from indonesia? I am just curious what’s going on over there. Why are you trying to buy every Brompton from almost every countries in the world and paying those crazy price? Do you mind share some of the stories over there?”

PS: personally I have no problem with that. Actually iam quite happy because some just offered me $4,000 (Rp58.864.000) for my Brompton Explore last week. I sold to him without any hesitation. One of my friend sold his CHPT3 for $6,000 (Rp88.296.000). Yesterday one of my friends was asking me if I can find 15 brand new Brompton bikes for him and ship to indonesia. $$ is not a problem. That’s really crazy!!!

Baca Juga: Tak Lagi Kalangkabut ketika Kuota Internet Anak Habis guna Sekolah Daring, Mapolsek Beri Wifi Gratis

Jika diterjemahkan, kurang lebih begini:

apakah ada orang dari Indonesia? Saya hanya ingin tahu apa yang terjadi di sana. Bagaimana Anda mencoba membeli setiap Brompton dari hampir setiap negara di dunia dan membayar harga gila itu? Apakah Anda keberatan berbagi beberapa cerita di sana?

PS: secara pribadi saya tidak punya masalah dengan itu. Sebenarnya saya cukup senang karena beberapa hanya menawari saya 4.000 Dolar AS (Rp58.864.000) untuk Brompton Explore saya minggu lalu. Saya menjual kepadanya tanpa ragu-ragu. Salah satu teman saya menjual CHPT3-nya seharga 6.000 Dolar AS (Rp88.296.000). Kemarin salah satu teman saya bertanya apakah saya dapat menemukan 15 sepeda Brompton baru untuknya dan mengirimnya ke Indonesia. Uang tidak menjadi masalah. Itu benar-benar gila !!!

***(Dicky Aditya/Galamedia.com)

Editor: Irma Nurfajri Aunulloh

Sumber: Galamedia


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X