Iran Diduga Tutupi Kematian Warga akibat Covid-19, Data Kasus Dikurangi hingga Tiga Kali Lipat

- 3 Agustus 2020, 08:30 WIB
Pemerintah Iran melaporkan bahwa ada 25 juta kasus infeksi virus corona di negaranya.* /Anadolu Agency

PIKIRAN RAKYAT - Sebuah temuan mengejutkan muncul dari negara Iran selama masa pandemi Covid-19.

Negara yang menjadi salah satu episentrum wabah tersebut di Asia diduga menyembunyikan data asli jumlah kematian akibat pandemi ini kepada para warganya.

Negara Iran menyatakan bahwa jumlah kematian akibat pandemi Covid-19 di sana ada 14.405 orang hingga 20 Juli 2020.

Baca Juga: Usus Meledak saat Makan Malam, Pria di Tiongkok Nyaris Tewas, Begini Penjelasan Dokter

Namun investigasi dari sebuah tim jurnalis di sana menemukan bahwa korban aslinya membengkak tiga kali lipat dari jumlah tersebut.

Dari 14.405 orang, korban meninggal akibat Covid-19 di Iran ternyata nyaris mencapai 42 ribu orang.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari BBC, Jumlah orang yang diketahui terinfeksi juga hampir dua kali lipat dari angka resmi yang dikeluarkan pemerintah: 451.024 dibandingkan dengan 278.827.

Baca Juga: Alami Insiden saat Sedang Bermain, Kepala Bayi ini Tertancap Ban Mobil Mainan

Dalam beberapa pekan terakhir ini, jumlah korban kematian warga akibat pandemi Covid-19 meningkat secara tajam.

Sejak wabah virus tersebut beredar di Iran, memang banyak pihak meragukan data asli yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Halaman:

Editor: Alza Ahdira

Sumber: BBC


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

Indo Bali News

Resep Membuat Donat Bombolani

21 September 2020, 17:01 WIB
X