Mengaku Bunuh 50 Sopir Taksi, Dokter di India Jadikan Jenazah Korban sebagai Pakan Buaya

- 1 Agustus 2020, 15:00 WIB
ILUSTRASI pembunuhan.* //Pikiran-Rakyat.com/Rizki Laelani

PIKIRAN RAKYAT - Baru-baru ini, seorang dokter di India ditetapkan menjadi dalang atas 50 kasus pembunuhan sopir taksi pada awal tahun 2000.

Tersangka diketahui bernama dr. Devendra Sharma (62) seorang ahli ayurweda, sebuah ilmu kesehatan yang berasal dari negara India.

Dirinya diamankan oleh Kepolisian India di New Delhi pada Rabu, 29 Juli 2020 lalu.

Baca Juga: Enam Pekerja Migran Indonesia Positif Covid-19 Saat di Batam

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Mirror, Devendra sebelumnya dijatuhkan hukuman seumur hidup di Penjara Pusat Jaipur, India.

loading...

Pasalnya, ia telah menjadi tersangka atas pembunuhan 7 orang sopir taksi.

Setelah menghabiskan waktu selama 16 tahun di balik jeruji besi, Devendra dibebaskan dengan pembebasan bersyarat.

Baca Juga: 11 Pemuda di Timika Tewas Usai Minum Vodka Oplosan, Polisi: 5 Orang karena Dampak Miras

Kepolisian memberikan waktu 20 hari dalam masa pembebasan bersyaratnya, namun dokter tersebut justru menghilang.

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia

Sumber: Mirror


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X