Alami Krisis Paling Parah karena Blokade Israel, Warga Palestina Sebut Kebahagiaan Idul Adha Hilang

- 31 Juli 2020, 15:05 WIB
WARGA Palestina membeli hewan kurban di pasar ternak jelang Idul Adha (pesta pengorbanan) di Khan Yunis di Jalur Gaza selatan, pada 29 Juli 2020.* //AFP

Berdasarkan laporan, pasar ternak di Palestina yang biasa menjual hewan kurban telah mengalami penurunan cukup anjlok.

Khususnya saat kombinasi antara krisis keuangan yang dihadapi oleh Otoritas Palestina (PA) dan pandemi virus corona baru (Covid-19) terjadi di negara tersebut.

Baca Juga: Rayakan Hari Raya Idul Adha, Umuh Muchtar Panjatkan Doa untuk Persib

Dampak lain disebabkan oleh adanya blokade Israel yang sedang diberlakukan di jalur Gaza.

Menanggapi situasi tersebut, pedagang ternak kemudian menawarkan pembayaran bertahap bagi siapapun yang ingin membeli hewan kurban.

Zeitawi yang tinggal di tepi barat Palestina, mengatakan bahwa ia telah membayar angsuran tahun lalu untuk hewan kurban namun kali ini tak dapat mengambil opsi tersebut.

Baca Juga: Jadi Pekerja Magang Tampan, Taecyeon 2PM Bakal Main di Drama TvN 'Vincenzo'

Sebagai karyawan Otoritas Palestina, ia memiliki upah bulanan yang dipotong setengahnya dengan pembayaran tak teratur selama krisis terjadi.

"Gaji yang kami terima hampir tidak cukup untuk mengelola urusan kehidupan dasar kami," tambahnya.

Situasinya tercermin pula di seluruh jalur Gaza, di mana dua juta orang warga Palestina tinggal di wilayah tersebut.

Halaman:

Editor: Farida Al-Qodariah

Sumber: Express, Arab News


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X