Tiongkok Ingkar Janji, Filipina Cepat-cepat Putar Balik Beri Perlawanan demi Laut China Selatan

- 25 Juli 2020, 20:54 WIB
PRESIDEN Filipina Rodrigo Duterte sedang terlihat kesal.* /AFP

PIKIRAN RAKYAT - Filipina memang sedang diambang kebimbangan dalam isu Laut China Selatan.

Sebagaimana dikabarkan Pikiran-Rakyat.com, negara kepulauan itu awalnya begitu lekat dengan Tiongkok lantaran kebijakan Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

Saking eratnya, perjanjian pertahanan dengan sekutu lama, Amerika Serikat (AS) dilepas begitu saja. Namun, kini mereka berubah pikiran.

Baca Juga: Akui Ada Ketakutan pada Pernikahan, Atta Halilintar: Aku Enggak Mau Gagal

Semua bermula dari pernyataan tegas lewat Menteri Luar Negeri Filipina Teodoro Locsin Junior pada Selasa 12 Juli 2020 lalu.

Dalam peringatan empat tahun hasil Mahkamah Internasional di Den Haag itu, ia mengimbau Tiongkok patuhi semua keputusan arbitrase.

"Hasil ini tak bisa dinegosiasikan lagi," tegas Teodoro dalam pernyataan resmi.

Baca Juga: Akui Nyaman Bersama Lesty Kejora, Rizky Billar Jawab soal Kemungkinan Berjodoh dengan sang Pedangdut

Kini, Filipina semakin jauh bahkan digadang-gadang akan 'putar balik'. Pengamat pun mengatakan 'periode emas' Manila-Beijing telah berakhir.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: South China Morning Post


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X