Supir Bus Dibogem hingga Tewas karena Minta Penumpang Gunakan Masker, Istri Korban: Barbar!

- 12 Juli 2020, 21:22 WIB
SUPIR bus di Bayonne, Prancis Barat Daya dihajar empat penumpang yang menolak mengenakan masker pencegah virus corona.* /Kolase pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Di tengah pandemi Covid-19, ternyata tak sedikit orang yang tega membunuh demi melanggar protokol kesehatan.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari NZ Herald, seorang supir bus di Prancis bernama Philippe Monguillot tewas setelah dihajar empat penumpang yang tak menggunakan masker.

Usai diberi bogem mentah pada Minggu 5 Juli 2020 silam, ia dilarikan ke rumah sakit dan meninggal dunia lima hari kemudian.

Baca Juga: Temukan Luka Lebam pada Jenazah Editor Metro TV, Polisi: Ada Dugaan Korban Dianiaya Dahulu

Aksi tersebut mendapatkan kecaman luas dan istrinya, Veronique Monguillot menuntut hukuman paling berat bagi para pelaku.

loading...

Pasalnya, Philippe diserang hanya karena meminta mereka untuk mengenakan masker demi keselamatan seluruh penumpang bus.

Melihat situasi yang tak menentu, Presiden Prancis Emmanuel Macron sampai-sampai meminta menterinya ikut turun tangan.

Baca Juga: Perkokoh Kekuatan Gotong Royong, Forkopimcam Karangpawitan Bedah Rumah Janda 54 Tahun di Garut

Penyerangan supir itu terjadi di perhentian bus di Bayonne, Perancis sebelah barat daya.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: NZ Herald


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X