Iming-imingi Timbal Balik, Tiongkok Minta Amerika Serikat Muat Berita Operasi Negara

- 1 Juli 2020, 18:32 WIB
Tiongkok meminta agar media Amerika Serikat memberitakan hal baik soal operasi negara mereka dan mengiming-imingi timbal balik. /PIXABAY/SW1994

PIKIRAN RAKYAT - Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan pada Rabu 1 Juli 2020 bahwa Pemerintahannya meminta beberapa media Amerika Serikat untuk mengirim informasi mengenai operasi negara mereka.

Pemimpin redaksi surat kabar Global Times Tiongkok mengatakan sebelumnya Beijing akan mengumumkan pembatasan timbal balik di outlet media Amerika Serikat di negaranya.

Juru bicara kementerian, Zhao Lijian menunjuk Associated Press, Radio Publik Nasional, CBS, dan kantor berita United Press International (UPI) untuk menyerahkan informasi tertulis dalam waktu tujuh hari.

Baca Juga: Analisis Air Mata Dewi Perssik, Pakar Mikro Ekspresi: Bisa Jadi Bukan 100 Persen yang Dirasa

Informasi tersebut terkait staff mereka, operasi keuangan dan real estate di Tiongkok.

"Kami mendesak Amerika Serikat untuk segera mengubah haluan, memperbaiki kesalahannya, dan menghentikan penindasan politik dan pembatasan media Tiongkok yang tidak masuk akal," ujar Zhao dikutip Pikiran-Rakyat.com dalam Reuters.

Asociated Press, Radio Publik Nasional, CBS, dan UPI tidak segera memberikan komentar mengenai isu ini.

Amerika Serikat dan Tiongkok telah terlibat dalam serangkaian tindakan balas dendam yang melibatkan para jurnalis dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Viral Kaca Spion Berukuran Mini Beredar di Media Sosial, Fungsinya Untuk Apa

Halaman:

Editor: Andika Thaselia Prahastiwi

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X