AS Nyaris Borong Seluruh Stok Remdesivir Dunia, yang Dipercaya Mampu Obati Covid-19

- 1 Juli 2020, 08:51 WIB
ILUSTRASI obat.* //PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Menjadi negara dengan kasus positif Covid-19 tertinggi di dunia, Amerika Serikat memborong hampir seluruh pasokan global remdesivir, satu dari dua obat yang terbukti mengobati virus corona.

AS memilih untuk membeli hampir semua pasokan obat Redemsivir di dunia, yang awalnya dikembangkan untuk mengobati Ebola.

Obat yang diproduksi secara ekslusif oleh raksasa farmasi Amerika Serikat Gilead, dihargai sekitar 532 dolar AS atau setara dengan lebih dari Rp 7 juta, hanya untuk program pengobatan enam dosis.

Baca Juga: Di Tengah Wabah Corona, Puluhan Ribu Orang Memilih Bersesakan di Jalanan Sudan Menuntut Reformasi

Dilaporkan Sky News, Departemen Layanan Kesehatan Manusia (HHS) Amerika Serikat, AS telah mengamankan seluruh pasokan obat gglobal itu untuk bulan Juli dan 90 persen dari stok yang tersedia untuk Agustus juga September.

Seorang dokter senior yang berkunjung ke Liverpool Unversity, dr. Andrew Hill mengatakan hal tersebut berartikan Remdesevir tidak akan tersedia untuk pasien di Inggris dan Eropa hingga Oktober 2020 mendatang.

"Kesepakatan yang telah dibuat oleh Amerika berarti orang dengan Covid-19 di Inggris tidak dapat memperoleh akses ke perawatan ini yang akan membuat mereka keluar dari rumah sakit dengan cepat dan dapat meningkatkan peluang mereka untuk bertahan hidup," tuturnya, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com.

Baca Juga: Soal 34 Importir Bawang Putih Tanpa Izin RIPH, Pengamat Politik Sebut Kementan Cuma 'Cari Muka'

Dr. Andrwe mengatakan jika sejauh ini yang dia ketahui adalah selama tiga bulan kedepan tidak akan ada pasokan Remdesivir bagi pasien Covid-19 di negara lainnya.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: Sky News


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X