Vladimir Putin: Amerika dan Barat akan Hancur Tanpa Senjata dan Militer Rusia

- 4 Juni 2022, 09:11 WIB
Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Presiden Rusia, Vladimir Putin. /Sputnik/Mikhail Metzel/Pool via REUTERS

PIKIRAN RAKYAT - Para pejabat di Brussels telah berulang kali menyalahkan Moskow sebagai penyebab melonjaknya biaya energi dan makanan.

Sementara secara bersamaan, negara-negara Barat membekukan proyek energi bersama Rusia-Eropa dan menolak pengiriman gas dan minyak Rusia

Pada Jumat, 3 Juni 2022, UE secara resmi menyetujui paket sanksi keenam yang baru, yang mencakup rencana untuk secara bertahap menghentikan pembelian minyak mentah Rusia.

Rusia menilai jika hal itu sebagai bentuk kepicikan para politisi Eropa yang justru memicu krisis energi. 

Baca Juga: KontraS Kritik Instruksi Tembak Mati Begal dari Kapolda Jabar: Berpotensi Langgar HAM

Dengan kondisi tersebut, Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan siap mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi krisis pangan global.

"Kami melihat upaya untuk mengalihkan kesalahan atas apa yang terjadi di pasar makanan di Rusia. Tetapi, ini adalah upaya untuk menyalahkan orang lain," kata Putin dalam sebuah wawancara dengan Rossiya-1 pada Jumat, 3 Juni 2022 seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Sputnik.com. 

Dia ingat bahwa bertentangan dengan klaim politisi Barat, masalah di pasar makanan global dimulai selama pandemi Covid-19, jauh sebelum Rusia memulai operasi militer khusus di Ukraina.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Highlighter Lokal Powder untuk Hasil Makeup yang Glowing dan Kekinian

Putin juga menyarankan bahwa peran Ukraina sebagai pengekspor komoditas pangan tidak sepenting yang dibuat oleh Barat

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network