Senasib dengan Indonesia, Singapura Alami Suhu Panas: Akibat Perubahan Iklim dan Efek Pulau Panas Perkotaan

- 19 Mei 2022, 09:15 WIB
Ilustrasi suhu panas yang meningkat.
Ilustrasi suhu panas yang meningkat. /Pixabay/Geralt

PIKIRAN RAKYAT - Sama seperti Indonesia, Singapura juga mengalami suhu panas sejak awal Mei 2022 ini.

Akan tetapi, meski mengalami bulan Mei terpanas mencapai 36,7 derajat Celsius, Singapura tidak mengalami gelombang panas.

Badan Meteorologi Singapura mengatakan gelombang panas terjadi ketika suhu maksimum harian, rata-rata di stasiun yang ditunjuk dengan catatan suhu jangka panjang, setidaknya 35 derajat Celsius pada tiga hari berturut-turut dengan suhu rata-rata harian sepanjang periode setidaknya 29 derajat Celsius.

Baca Juga: Ussy Sulistiawaty Akhirnya Bereaksi, Benarkah Andhika Pratama Sugar Daddy Chandrika Chika?

"Kami saat ini tidak mengalami gelombang panas," ucap seorang juru bicara, Rabu, 18 Mei 2022.

"Akan tetapi kami memperkirakan paruh kedua Mei 2022 akan terus menjadi hangat dan lebih kering dibandingkan dengan paruh pertama bulan ini," tuturnya menambahkan.

Cuaca hangat tidak terduga, para ahli mencatat bahwa April hingga Mei biasanya merupakan periode terpanas tahun 2022 ini.

Baca Juga: Wabah Merebak, Hewan Ternak Masih Bisa Diselamatkan, Belajar dari Kearifan Kisah PA Achmad Djajadiningrat

"Mei baru saja melewati ekuinoks musim semi yang berarti bahwa matahari hampir tepat di atas kepala pada siang hari di Singapura. Berada dalam periode antar-musim hujan, angin permukaan lemah dan kurang mampu mengangkut panas," kata Associate Professor Koh Tieh Yong, seorang ilmuwan cuaca dan iklim di Singapore University of Social Sciences.

Halaman:

Editor: Eka Alisa Putri

Sumber: Channel News Asia

Tags

Artikel Pilihan


Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x