Eks Militer AS Ceritakan Bobroknya Militer Ukraina dan Misi 'Bunuh Diri' Bagi Tentara Bayaran

- 13 Mei 2022, 09:20 WIB
Ilustrasi invasi Rusia ke Ukraina.
Ilustrasi invasi Rusia ke Ukraina. /Reuters/Alexander Ermochenko

PIKIRAN RAKYAT - Tentara bayaran Barat yang berpartisipasi dalam pertempuran di Ukraina mengeluh tentang keunggulan total tentara Rusia di medan perang.

Mereka mengakui organisasi yang buruk, dan korupsi di jajaran Angkatan Bersenjata Ukraina, membuat totalitas pertempuran berkurang.

Percakapan dengan sesama prajurit bayaran tersebut bocor dan tersiar melalui Telegraph.

“Kami mencambuk anak laki-laki di sini. Kamu tidak peduli apa yang mereka katakan tentang Rusia, mereka memiliki tentara profesional dan banyak senjata modern,” kata seorang pensiunan marinir Inggris yang bertempur di wilayah Kyiv.

Baca Juga: Eks Tentara Bayaran Ungkap Kondisi Pasukan Rusia di Ukraina: Mereka Tidak Siap Berperang

Tentara bayaran itu secara khusus menekankan keefektifan drone Rusia, yang memungkinkan untuk secara akurat mengarahkan artileri ke posisi Angkatan Bersenjata Ukraina dan orang asing.

Orang Inggris itu mengatakan, hanya dalam dua minggu pertama pertempuran, dia jatuh ke dalam "situasi berbahaya" sebanyak tiga kali.

Namun, selain senjata Rusia, para pejuang asing juga menghadapi risiko 'tembakan antar-sesama' dari sekutu Ukraina mereka.

Mantan tentara AS, Michael, yang memiliki pengalaman bertempur di Timur Tengah, mengatakan tentara bayaran tidak mengetahui detail medan perang, sehingga rawan ditumbalkan untuk memancing musuh.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: RIA

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network