Amerika Kecam China-Rusia karena Menentang Sanksi PBB untuk Korea Utara

- 12 Mei 2022, 08:30 WIB
Dokumentasi: Hari kelahiran Kim Il Sung dirayakan pada 2022.
Dokumentasi: Hari kelahiran Kim Il Sung dirayakan pada 2022. /KCNA via Reuters

PIKIRAN RAKYAT - Amerika Serikat (AS) mengecam China dan Rusia, karena menentang sanksi lebih keras PBB di Korea Utara (Korut).

Pada Rabu, 11 Mei 2022, AS memperingatkan kedua negara yang berseberangan paham itu. Menjelaskan bahwa Dewan Keamanan tak bisa lagi tinggal diam atas langkah politik Pyongyang.

Seperti berita yang sudah lama beredar, Korut yang dipimpin Kim Jong Un itu tengah mempersiapkan uji coba nuklir ketujuh.

Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Linda Thomas-Greenfield, menyindir "dua anggota dewan" yang secara terang-terangan tidak menyetujui keputusan mayoritas.

Baca Juga: Hasil Final Coppa Italia: Inter Milan Raih Gelar Domestik Kedua Musim Ini

Baca Juga: Soal Kematian Jurnalis Palestina, Amnesty Internasional: Akhiri Apartheid Israel

Menurut China dan Rusia, tali kekang dewan PBB tidak akan membuat Korea Utara lantas berhenti meningkatkan aktivitas nuklirnya, apalagi bersedia datang ke meja perundingan.

"Apa harus selalu diam dan menahan diri? Sudah jelas itu tidak berhasil," kata Thomas-Greenfield, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Reuters, Kamis, 12 Mei 2022.

"Sudah waktunya untuk berhenti memberikan izin (peluncuran rudal balistik) diam-diam dan mulai mengambil tindakan," ujar Thomas-Greenfield.

Korea Utara telah dikenakan sanksi PBB sejak 2006 atas program nuklir dan rudal balistiknya.

Halaman:

Editor: Ikbal Tawakal

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network