Tensi di Laut China Selatan Meningkat, India dan Australia Perkuat Hubungan Militer

- 6 Juni 2020, 10:10 WIB
India dan Australia memperkuat hubungan kerjasama militer di tengah memanasnya situasi di Laut China Selatan. /AFP

PIKIRAN RAKYAT - India dan Australia telah menandatangani dua perjanjian militer pada Kamis 4 Juni 2020 untuk memperkuat hubungan kedua negara di kawasan Indo-Pasifik dan seluruh dunia.

"India berkomitmen secara komprehensif dan cepat untuk memperkuat hubungannya dengan Australia. Ini tidak hanya penting bagi kedua negara kita tetapi juga untuk wilayah Indo-Pasifik dan seluruh dunia," kata Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat pembicaraan virtual dengan PM Austaralia Scott Morrison, seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Daily Star Post.

"Kami berkomitmen untuk peran Indo-Pasifik yang terbuka, inklusif, makmur dan India di kawasan itu, kawasan kami akan menjadi sangat penting di tahun-tahun mendatang," kata Morrison.

Baca Juga: Soal Penangkapan Dwi Sasono, Maia Estianty hingga Ridwan Kamil Beri Pesan untuk Widi Mulia

Perjanjian militer yang disebut Australia-India Mutual Logistics Support Arrangement and the Defence Science and Technology Implementing Arrangement muncul ketika ketegangan militer meningkat di kawasan Indo-Pasifik termasuk Laut China Selatan yang telah memperkuat posisi Tiongkok di pulau-pulau yang disengketakan.

Perjanjian milter ini juga telah dibagikan PM India di akun Twitternya @narendramodi.

"Dengan Kemitraan Strategis Komprehensif antara India dan Australia, kami bercita-cita untuk mencapai ketinggian baru dalam kolaborasi kami," tulisnya.

Perjanjian tersebut mengikat kedua negara untuk memperdalam integrasi militer melalui latihan yang lebih kompleks dan memberikan keduanya akses ke pangkalan satu sama lain dalam dukungan logistik.

Baca Juga: 1,5 Ton Beras dari PTPN VIII untuk Warga Kabupaten Bandung Terdampak Covid-19

Halaman:

Editor: Andika Thaselia Prahastiwi

Sumber: Daily Star


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X