Jawab Aduan AS, Tiongkok Klaim Haknya akan Laut China Selatan Sesuai dengan Piagam PBB 1945

- 4 Juni 2020, 15:01 WIB
FOTO-foto satelit menunjukkan Tiongkok membangun lapangan udara di di Fiery Cross Reef yang masuk dalam kawasan Kepulauan Spratly, Laut China Selatan.* //DOK PR

PIKIRAN RAKYAT - Pada Rabu, 3 Juni 2020 pejabat Tiongkok mengatakan bahwa klaim teritorial di Laut China Selatan adalah sah.

Klaim tersebut berdasarkan sejarah panjang yang sejalan dengan hukum international termasuk Piagam PBB.

Penyataan tersebut keluar setelah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo membuat sebuah cuitan di Twitter resminya bahwa AS telah mengirim surat kepada sekretaris Jenderal PBB untuk memprotes Tiongkok.

Baca Juga: Kulitnya Menghitam karena Perawatan COVID-19, Seorang Dokter di Wuhan Meninggal Usai 3 Bulan Dirawat

Dikabarkan Pikiran-Rakyat.com sebelumnya, Perwakilan AS di PBB, Kelly Craft meminta Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk mengevaluasi klaim negara-negara terhadap dasar laut di lepas pantai masing-masing.

loading...

Catatan yang mengutip Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) dan pengadilan tahun 2016 antara Filipina dan Tiongkok yang telah memutuskan klaim Beijing di Laut China Selatan tidak sah menurut hukum internasional.

Pernyataan AS ini merupakan yang terbaru dari serangkaian catatan diplomatik dan protes panjang dari negara-negara lain terhadap klaim perairan yang kaya akan sumber daya alam itu.

Baca Juga: Merasa Lapar Setelah Makan? Simak Penyebabnya

Protes ini juga sudah muncul dari pihak Indonesia, Vietnam, dan Filipina.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: business standard


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X