Kerusuhan Merebak di Seluruh AS, KBRI Ungkap Kondisi Ratusan Ribu WNI

- 2 Juni 2020, 10:17 WIB
Kerusuhan yang menyebar di AS.* /GETTY IMAGES

PIKIRAN RAKYAT - Kerusuhan yang makin meluas di Amerika Serikat terus diawasi oleh Kedutaan Besar RI (KBRI) di Washington DC.

KBRI AS memastikan nasib Warga Negara Indonesia di AS tetap aman meskipun kerusuhan dan protes terus terjadi.

“Seluruh WNI di AS yang berjumlah 142.441 orang saat ini berada dalam kondisi aman dan baik-baik. Tidak ada laporan terkait WNI yang terdampak akibat demo,” kata Wakil Duta Besar RI untuk AS Iwan Freddy Hari Susanto, dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Selasa 2 Juni 2020.

Baca Juga: 62 Tahun Lalu, Buang Nama Lama jadi Jalan Timnas Indonesia Raih Perunggu di Asian Games

Aksi protes dan kerusuhan di AS dimulai pada Selasa 26 Mei 2020 pekan lalu waktu setempat. Protes terjadi hanya selang sehari setelah peristiwa pembunuhan seorang pria berkulit hitam yaitu George Floyd oleh polisi di Minneapolis.

George Floyd yang meninggal akhirnya memicu protes yang lebih besar dengan tajuk Black Lives Matter.

Protes yang dilakukan berlangsung di sejumlah kota dalam wilayah Pantai Timur hingga Pantai Barat.

Baca Juga: Bupati Melawi Umumkan Terjangkit Corona Secara Terbuka, Istri, Tiga Anak dan Mertua Juga Positif

Kerusuhan akibat kematian George Floyd ini menyebar sedikitnya di 40 kota di AS, termasuk Ibu Kota Washington DC, telah menerapkan jam malam dan status darurat, menyusul adanya aksi kekerasan dan kerusuhan yang mewarnai aksi protes tersebut.

Menurut Konsulat Jenderal RI (KJRI) Chicago, dalam pernyataan tertulis, setidaknya ada dua warga sipil AS yang tewas, di Detroit dan Indianapolis, per Sabtu (30/5) waktu setempat, serta beberapa anggota polisi terluka, toko-toko dijarah, dan fasilitas umum dirusak.

Di tengah situasi yang tidak kondusif itu, KBRI serta seluruh perwakilan RI di AS mengimbau WNI agar bersikap tetap tenang dan hati-hati, serta menghindari lokasi aksi unjuk rasa yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan.

“Tidak keluar rumah, kecuali untuk kepentingan atau kebutuhan yang mendesak, seperti membeli kebutuhan rumah tangga sehari-hari atau pergi ke dokter,” kata Iwan Freddy dalam keterangan yang sama dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.***

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X