Negosiasi Indonesia dan Rusia Terkait Pesawat Tempur Sukhoi Tipe Su-35 Jadi Tanda Tanya

- 1 Juni 2020, 11:37 WIB
ILUSTRASI Jet tempur Su-35.* /Pexels

PIKIRAN RAKYAT - Guna memikat minat Indonesia agar membeli Su-35, Rusia telah menawarkan untuk memodifikasi pesawat tempur tersebut sesuai dengan kebutuhan Angkatan Udara Indonesia (TNI AU). 

Tawaran memodifikasi pesawat sesuai kebutuhan TNI AU ini memberikan tanda tanya besar pada status negosiasi yang dikatakan telah selesai pada tahun 2017 lalu. 

Rosoboronexport, agensi yang bertanggung jawab memasarkan pesawat pun buka suara terkait kabar ini.

Baca Juga: Tersandung Kasus Narkoba, Dwi Sasono: Saya Memang Ketergantungan, Saya Salah, Saya Korban

"Rusia dapat memasok Indonesia dengan pesawat tempur multiguna Su-35 terbaru, kita akan lakukan modifikasi sebanyak mungkin menyesuaikan kebutuhan pelanggan (Indonesia, red). Kami yakin ini adalah pilihan terbaik untuk meningkatkan efektivitas tempur Angkatan Udara Indonesia," ujar Rosoboronexport dalam keterangan resminya.

Faktanya, belum ada pernah dilakukan penandatanganan kontrak antara Jakarta dan Moskow, terkait pembelian 10 jet tempur Su-35 senilai sekitar 1,14 miliar dolar AS atau sekitar Rp 16,5 triliun.

Negosiasi dikabarkan mengalami kebuntuan karena masalah seperti perhitungan harga untuk barang barter, dan kedua negara tidak mampu menegosiasikan kesepakatan pertukaran mata uang untuk menggantikan dolar AS, sebagai pelunasan sisa pembayaran tunai setelah kesepakatan barter selesai.

Baca Juga: Hari Lahir Pancasila Harusnya Buat Indonesia Bersatu Hadapi Pandemi Covid-19

Beberapa sumber industri mengatakan kepada defenseworld.net sebelumnya bahwa perjanjian 2018 tentang penjualan Su-35 antara Jakarta dan Moskow menyangkut mekanisme pendanaan penjualan (barter plus uang tunai) dan bukan kesepakatan tentang pengiriman.

Halaman:

Editor: Yuni

Sumber: Jurnal Presisi PR


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X