KJRI Chicago Sebut Tidak Ada WNI Korban Kerusuhan Demonstrasi Pembunuhan Floyd oleh Polisi AS

- 31 Mei 2020, 18:23 WIB
SEORANG wanita berlari saat polisi menembakkan gas airmata untuk membubarkan pengunjuk rasa ditengah aksi demo yang terus berlanjut setelah seorang polisi kulit putih tertangkap kamera pejalan kaki menekankan lutunya ke leher pria kulit hitam Afrika-Amerika George Floyd.* /REUTERS

PIKIRAN RAKYAT – Sekitar 1.990 atau hampir 2.000  warga negara Indonesia (WNI), tinggal di dekat lokasi demonstrasi disertai kerusuhan di Amerika Serikat saat ini.

Seperti diketahui, gelombang unjuk rasa terus terjadi menyusul kematian seorang pria kulit hitam, George Floyd, akibat pembunuhan oleh polisi AS.

Antara melaporkan, sejumlah unjuk rasa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di Amerika Serikat berujung ricuh dan menyebabkan setidaknya dua warga sipil tewas.

Baca Juga: Minibus Somalia Tabrak Bom di Pinggir Jalan, 6 Orang Tewas

Di samping beberapa anggota kepolisian terluka, sejumlah toko dijarah massa, dan fasilitas umum rusak.

Informasi itu diperoleh dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Chicago lewat pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu, 31 Mei 2020.

KJRI Chicago mengabarkan, tidak ada WNI yang jadi korban insiden bentrok pengunjuk rasa dan kepolisian di AS.

loading...

Baca Juga: Hati-hati Penipuan, Ada Hacker Mengaku sebagai Tim Teknisi dari WhatsApp

Unjuk rasa yang bermula berlangsung di Minneapolis, Minnesota, meluas ke setidaknya 30 kota di AS.

Beberapa di antaranya termasuk San Fransisco dan Los Angeles di California; Portland di Oregon; Houston dan Dallas di Texas; Atlanta di Georgia; Richmond di Virginia; Phoenix di Arizona; New York dan Seattle di Washington; Virginia dan Charlotte di North Carolina.

Sementara itu di daerah Midwest yang jadi wilayah kerja KJRI Chicago, aksi unjuk rasa berlangsung di kota kembar Minneapolis dan St. Paul di Minnesota; Indianapolis di Indiana; Des Moines di Iowa; Cincinnati dan Columbus di Ohio; Omaha di Nebraska; Detroit di Michigan dan Fargo di North Dakota.

Baca Juga: Setelah Dua Pekan Nihil, Seorang Warga Kota Sukabumi Positif Covid-19

Di samping korban jiwa dan luka-luka, menurut pantauan KJRI Chicago, sejumlah pertokoan di Chicago dan Indiana dijarah sekelompok massa.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X