Meluasnya Kerusuhan di Minneapolis akibat Kematian George Floyd, AS Kini Terapkan Jam Malam

- 31 Mei 2020, 17:18 WIB
SEORANG pengunjuk rasa merusak bangunan O'Reilly's di dekat kantor polisi Third Precinct di Minneapolis. Di lokasi itu, para pengunjuk rasa berkumpul setelah seorang polisi kulit putih tertangkap video sedang menjepitkan lututnya ke leher seorang pria Afrika-Amerika, George Floyd, yang kemudian meninggal dunia di rumah sakit, di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat, Rabu 27 Mei 2020.* / /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Di Kota Miami, sirene dan lampu polisi membajiri pusat kota ketika kembang api mulai berderak dan menggelegar di atas Teluk Biscayne untuk menghormati petugas kesehatan yang memerangi pandemi COVID-19. 

Ratusan polisi dengan pakaian anti huru hara mengerumuni daerah itu, mengancam akan menangkap siapa pun, termasuk media yang ada di jalan-jalan.

Jam malam diberlakukan di beberapa kota besar yang diguncang gangguan sipil dalam beberapa hari terakhir. Di antaranya, Atlanta, Los Angeles, Philadelphia, Denver, Cincinnati, Portland, Oregon, dan Louisville, Kentucky.

Baca Juga: Catat Tanggalnya, Bulan Juni akan Ada 14 Fenomena Astronomi Salah Satunya Gerhana Matahari Cincin

Diketahui, hal ini berawal dari beredarnya video penangkapan George Floyd pada Senin 25 Mei 2020 yang memperlihatkan dirinya terengah-engah saat lehernya dijepit dengan kaki oleh seorang polisi sembari merintih, "Tolong, saya tidak bisa bernapas," sebelum akhirnya meninggal dunia.

loading...

Protes yang menyebar dengan cepat, baik secara damai maupun rusuh, juga sebagai ekspresi ketidakpuasan nasional yang mendalam terhadap klaustrofobia sosial dan tekanan ekonomi akibat pandemi virus corona.

Protes juga berkobar pada Sabtu di Kota Dallas, Chicago, Seattle, Salt Lake City, dan Cleveland.

Baca Juga: 404 Menit Akhiri Karier Eka Ramdani Bersama Persib Bandung di Musim 2018

Untuk merespons kejadian luar biasa di dalam negeri ini, Pentagon mengatakan, pihaknya menempatkan unit militer agar siap siaga jika sewaktu-waktu diminta Gubernur Minnesota untuk memulihkan ketertiban.

Halaman:

Editor: Yuni

Sumber: Portal Jember


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X