Polisi yang Tindih George Floyd Kini Dijerat Pasal Pembunuhan, Langsung Dicerai Sang Istri

- 31 Mei 2020, 12:33 WIB
POTRET Derek Chauvin, anggota kepolisian Minneapolis, AS yang menindih George Floyd dengan lututnya hingga tak bernapas dan meninggal dunia.* /Facebook/Darnella Frazier/AFP via New York Post

PIKIRAN RAKYAT - Kekerasan anggota kepolisian Minneapolis, AS terhadap George Floyd terus menyeruak menjadi api kerusuhan belum lama ini.

Tindakan rasis sang polisi memicu kemarahan massa yang benar-benar nyata hingga berbuah kebakaran hebat.

Sebagaimana dikabarkan Pikiran-Rakyat.com, Presiden AS Donald Trump sampai-sampai mengancam untuk mengirimkan Pasukan Garda Nasional.

Baca Juga: 5 Tips untuk Menghentikan Cegukan, Salah Satunya dengan Minum Es

George Floyd sendiri adalah pria keturunan Afrika-Amerika yang ditindih hingga tak sadarkan diri karena kehabisan napas, bahkan meninggal dunia setelahnya.

Ia disiksa Derek Chauvin, polisi setempat lantaran diduga membeli rokok menggunakan uang palsu.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari New York Post, kini Derek bersama ketiga rekan kepolisiannya yang terlibat dalam kasus Floyd telah dipecat.

Baca Juga: Microsoft PHK Puluhan Jurnalis, Kecerdasan Buatan AI Gantikan Buat Konten dan Berita

Bukan cuma itu, ia dijerat dengan pasal pembunuhan, bahkan diceraikan oleh istrinya atas tindakan kejam tersebut.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: New York Post, Al Jazeera


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X