Alih-alih Menenangkan, Trump Gaungkan Kekerasan atas Tragedi Dugaan Pembunuhan Rasial di Minneapolis

- 30 Mei 2020, 09:36 WIB
PRESIDEN AS Donald Trump menunjukkan halaman depan New York Post saat berbicara kepada wartawan sambil menandatangani perintah eksekutif untuk perusahaan media sosial di Ruang Oval Gedung Putih, di Washington, Amerika Serikat, Kamis 28 Mei 2020.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Alih-alih menenangkan kondisi Minneapolis, Amerika Serikat (AS) yang tengah 'membara' usai dugaan pembunuhan rasial oleh polisi kulit putih pada Senin 25 Mei malam, Presiden AS, Donald Trump, justru malah membuat cuitan kekerasan di akun Twitter pribadinya.

Seperti diberitakan Pikiran-Rakyat.com sebelumnya, penangkapan seorang warga berkulit hitam bernama George Floyd oleh polisi berkulit putih berujung maut.

Baca Juga: Riset: Wanita yang Cenderung Agresif Kebanyakan Lebih Sukses dalam Hubungan Asmara

Sebelum akhirnya tak bergerak meninggal, Floyd sempat meraung 'Tak bisa bernafas' karena sang polisis menekan leher Floyd dengan lututnya. Tak lama Floyd tak bergerak, polisi sempat mendatangkan ambulan, namun Floyd tak tertolong dan dinyatakan meninggal

Video aksi penangkapan Flyod yang berujung maut itu direkam saksi dan tersebar luas di media sosial sehingga memicu aksi protes, vandalisme, pembakaran, dan penjarahan di Minneapolis, AS.

Baca Juga: Jadi Sorotan Dunia, 4 Kunci Selandia Baru Akhirnya Bebas dari Wabah Virus Corona

Menanggapi hal tersebut, melalui aku Twitternya Trump pada Jumat 29 Mei waktu setempat justru menggaungkan kekerasan dengan mencuitkan bahwa penjarah dalam aksi unjuk rasa tersebut di Minneapolis akan ditembak.

Ibarat menyiram bensin ke dalam api, akhirnya Twitter menyebunyikan cuitan Trump tersebut karena melanggar aturan sebab menggaungkan kekerasan.

Baca Juga: Geram Namanya Dicatut dalam Akun Instagram Palsu, Hotman Paris: Report Ramai-ramai

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Antara, Reuters


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X