Tragis, Kamar Mayat Penuh Keluarga Korban COVID-19 di Ekuador Harus Cari Jasad di Peti Kontainer

- 27 Mei 2020, 13:27 WIB
GELOMBANG protes masyarakat Ekuador yang mencari jasad keluarganya yang meninggal akibat COVID-19 di Kota Guayaquil /Reuters

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Ekuador saat ini diketahui cukup kewalahan untuk mengatasi pandemi COVID-19 yang terjadi di negaranya.

Karena di berbagai kota kamar mayat sudah mengalami penumpukan, pemerintah pun memilih untuk memasukan mayat COVID-19 ke dalam peti kontainer yang menggunakan pendingin.

Namun ternyata hal ini menyebabkan adanya masalah kekacauan administrasi baru yang terjadi di kalangan keluarga korban.

Baca Juga: Update Virus Corona di Dunia Rabu 27 Mei 2020, Lebih dari 2 Juta Orang Telah Sembuh

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Reuters, para keluarga korban kesulitan untuk menemukan jasad dari keluarganya yang menjadi korban pandemi COVID-19.

Salah satu yang mengalami hal ini ialah Dolores Centeno.

Dia telah mencari jasad ayahnya di seluruh kamar mayat, kuburan, dan juga peti kontainer yang ada di Guayaquil, salah satu kota terbesar di negara Ekuador.

Pencarian yang sudah dilakukan oleh Dolores tersebut sudah berlangsung hampir dua bulan lamanya sejak Maret 2020 lalu.

Baca Juga: Gelombang Pemudik Serbu Desa-desa di India, Kasus Covid-19 pun Merangkak Naik

Dalam upaya terakhir ditengah keputusasaannya, Dolores berharap untuk melihat tanda-tanda yang bisa membuatnya membedakan jasad sang ayah dengan ratusan jasad lain yang sudah mulai membusuk.

Halaman:

Editor: Aldiro Syahrian

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X