Lakukan Perjalanan 400 KM saat Lockdown, Penasihat Senior Boris Johnson Diminta Mundur

- 25 Mei 2020, 14:14 WIB
BORIS Johnson mengaku sangat frustasi saat dirinya dinyatakan terinfeksi bahkan memasuki masa kritis sehingga harus dirawat di rumah sakit.* /10 Downing Street/AFP/Pippa Fowles

PIKIRAN RAKYAT - Lakukan perjalanan sejauh 400 KM (250 mil) dari London ke Inggris utara saat masa karantina wilayah atau lockdown, penasihat senior Perdana Menteri Boris Johnson, Dominic Cummings, diminta untuk mundur.

Tak ada pilih kasih dalam penerapan aturan lockdown, seorang anggota parlemen dari Partai Konservatif yang berkuasa di Inggris pada Minggu 24 Mei 2020 menyerukan pengunduran diri Dominic Cummings karena pelanggaran lockdown yang dilakukannya tersebut.

Baca Juga: Kontraknya Bersama Arsenal Segera Habis, PSG Percepat Negosiasi Aubameyang

Saat peristiwa itu terjadi, istri Cummings dilaporkan menunjukkan gejala virus corona.

"Tidak dapat ditoleransi bahwa pemerintah Boris kehilangan begitu banyak modal politik," cuit Steve Baker di Twitter. "Dominic Cummings harus mundur."

Baca Juga: Beijing Diprotes, Tembakan Gas Air Mata Bubarkan Demonstrasi Terbesar sejak Wabah COVID-19

Cummings, yang mendalangi kampanye 2016 untuk meninggalkan Uni Eropa selama referendum Brexit, melakukan perjalanan ke Durham pada akhir Maret, ketika langkah-langkah untuk memerangi penyebaran virus corona sudah diberlakukan.

Kantor Johnson mengatakan pada Sabtu (23/5) bahwa dia melakukan perjalanan untuk memastikan putranya yang berusia 4 tahun dapat dirawat dengan baik karena istrinya terinfeksi virus corona dan ada "kemungkinan besar" bahwa Cummings sendiri akan sakit.

Baca Juga: Dibanderol Barcelona Rp 1,5 Triliun, Phillipe Coutinho Diburu Banyak Klub Kaya Inggris

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X