Beijing Diprotes, Tembakan Gas Air Mata Bubarkan Demonstrasi Terbesar sejak Wabah COVID-19

- 25 Mei 2020, 14:06 WIB
POLISI antihuru-hara menggunakan peluru karet untuk membubarkan aksi menentang rencana Beijing menerapkan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong, Tiongkok, Minggu 24 Mei 2020.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Demonstrasi terbesar sejak wabah COVID-19 dibubarkan kepolisian Hong Kong dengan menembakkan gas air mata dan semprotan merica untuk membubarkan ribuan orang, Minggu 24 Mei 2020.

Aksi terbesar sejak COVID-19 melanda dunia itu dilakukan para pengunjuk rasa yang protes terhadap rencana Beijing untuk secara langsung memberlakukan undang-undang keamanan nasional di kota itu.

Baca Juga: Dibanderol Barcelona Rp 1,5 Triliun, Phillipe Coutinho Diburu Banyak Klub Kaya Inggris

Teriakan "Revolusi zaman kita. Bebaskan Hong Kong," "Berjuang untuk kebebasan, Dukung Hong Kong," dan "Kemerdekaan Hong Kong, satu-satunya jalan keluar" terdengar bergema dari kerumunan yang tampak memadati distrik perbelanjaan yang ramai di Causeway Bay. 

Protes itu adalah yang pertama terjadi sejak Beijing mengusulkan undang-undang keamanan nasional pada Kamis 21 Mei 2020.

Baca Juga: Sering Kali Terlewat, Simak Tips Membersihkan Logo dan Emblem Mobil

Rangkaian aksi unjuk rasa telah menimbulkan tantangan baru bagi Presiden Tiongkok Xi Jinping ketika pihak berwenang berupaya menjinakkan penentangan publik terhadap pengetatan kontrol Tiongkok di pusat keuangan global itu.

Demonstrasi tersebut berlangsung di tengah kekhawatiran atas nasib formula "satu negara, dua sistem", yang telah berlaku di Hong Kong sejak bekas koloni Inggris itu dikembalikan kepada pemerintahan Tionngkok pada 1997.

Baca Juga: Keterlibatan Tiongkok Jadi Nol pada 2023, Inggris akan Coret Huawei Dalam Implementasi Jaringan 5G

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X