Media Asing Soroti Pahitnya Indonesia Sebagai Negara Muslim Terbesar di Dunia Saat Idul Fitri 2020

- 24 Mei 2020, 16:56 WIB
WARGA melaksanakan Shalat Idul Fitri 1441 Hijriyah di Masjid Al Hidayah di Bekasi Timur, Jawa Barat, Minggu, 24 Mei 2020. Pemerintah Kota Bekasi mengizinkan warganya melaksanakan Shalat Idul Fitri di masjid dengan syarat kelurahan tempat warga bermukim harus berkategori zona hijau, artinya daerah itu terbebas dari paparan virus corona (COVID-19).* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Bagi 225 juta Muslim Indonesia, merayakan Idul Fitri tahun ini di akhir bulan suci Ramadhan, terasa pahit.

Banyak yang terpaksa menghabiskannya jauh dari keluarga mereka karena pembatasan perjalanan yang diberlakukan untuk mengekang penyebaran COVID-19.

Namun, ratusan masjid di seluruh Indonesia masih menjadi tempat salat, meski meminta para peserta untuk mengenakan masker dan mencoba menjauhkan diri dari sosial.

Baca Juga: Persekutuan Gereja: Idul Fitri Momentum Perkuat Silaturahmi Bangsa

Idul Fitri secara tradisional adalah perayaan di negara mayoritas Muslim terbesar di dunia, ditandai dengan perayaan keluarga besar, pertukaran hadiah dan doa massal.

Tetapi Indonesia telah berjuang untuk membendung wabah virus corona, dengan lebih dari 21.000 kasus. Pada hari Sabtu, jumlah kematian yang dilaporkan mencapai 1.351, tertinggi di Asia Timur di luar Tiongkok.

Kelompok Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU), mengeluarkan fatwa minggu ini mendesak umat Islam untuk salat di rumah, daripada berkumpul di masjid.

Baca Juga: Idul Fitri 2020, Jadi Lebaran Pertama Aura Kasih Tanpa Kehadiran sang Suami Eryck Amaral

Dicky Adam Sideq memilih untuk menghabiskan Idul Fitri di ibu kota Jakarta, di mana kasus-kasus terkonsentrasi, daripada mengambil risiko menempuh 150 km pulang ke Bandung, di provinsi tetangga Jawa Barat.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X