Bahaya! AS Dikabarkan Bakal Ledakkan Bom Nuklir Saking Kesalnya Pada Tiongkok

- 24 Mei 2020, 16:02 WIB
Ilustrasi bom nuklir.* /NEWS.COM.AU

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintahan Donald Trump telah membahas apakah akan melakukan ledakan uji coba bom nuklir Amerika Serikat pertama sejak 1992.

Hal ini akan memiliki konsekuensi jangka panjang untuk hubungan dengan kekuatan nuklir lain dan membalikkan moratorium selama beberapa dekade atas tindakan tersebut, kata seorang pejabat senior administrasi dan dua mantan pejabat lainnya.

Masalah ini muncul pada pertemuan para pejabat senior yang mewakili badan-badan keamanan nasional terkemuka 15 Mei, menyusul tuduhan dari pejabat administrasi bahwa Rusia dan Tiongkok melakukan uji coba nuklir.

Seorang pejabat administrasi senior, berbicara dengan syarat anonimitas untuk menggambarkan diskusi nuklir yang sensitif.

Baca Juga: Rayakan Idul Fitri 2020 di Masa Pandemi COVID-19, Prilly Latuconsina Tak Terima Tamu

loading...

Dia mengatakam bahwa kemungkinan diledakkannya bom nuklir tersebut sebagai kekesalan sekaligus menunjukkan kepada Rusia dan Tiongkok bahwa AS mampu menjadi kekuatan nuklir terbesar di dunia.

Pertemuan itu tidak menyimpulkan dengan perjanjian apa pun untuk melakukan tes, tetapi seorang pejabat senior administrasi mengatakan proposal itu "sangat banyak percakapan yang sedang berlangsung."

Namun, orang lain yang mengetahui pertemuan itu mengatakan bahwa keputusan akhirnya diambil untuk mengambil tindakan lain sebagai tanggapan terhadap ancaman yang ditimbulkan oleh Rusia dan Tiongkok dalam menghindari dimulainya kembali pengujian.

Baca Juga: Ajat Sudrajat Larang Ibunya Nonton Laga Final Persib, Mak Ae Pilih Mengurung Diri dan Berdoa

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X