Sengketa Laut China Selatan Makin Panas saat Wabah Corona, Tiongkok Kini Tambah Anggaran Militer

- 23 Mei 2020, 10:51 WIB
DI tengah wabah virus corona ini, Tiongkok justru meningkatkan anggaran militer untuk siap siaga di Laut China Selatan. /DOK. AFP

Kapal perang AS dari Angkatan Laut (US Navy) telah berlayar dengan menyebutnya sebagai 'kebebasan operasi navigasi' di Laut China Selatan.

"Beijing merasa ancaman keamanan yang ditimbulkan oleh AS dan negara-negara asing lainnya meningkat, sehingga Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) menginginkan peningkatan anggaran untuk mendukung modernisasi militer dan pelatihan siap tempurnya," kata Song Zhongping, seorang komentator militer yang berbasis di Hong Kong dan mantan petugas di PLA.

Militer Tiongkok mengatakan bahwa PLA ingin menyamai atau melebihi tingkat anggaran pertumbuhan 7,5 persen dari tahun lalu dengan memperkirakan kenaikan 9 persen dikarenakan meningkatnya ketengangan termasuk gesekan dengan Taiwan yang telah berlangsung sejak lama.

Lu Li-shih seorang mantan instruktur di akademi angkatan laut di Taiwan mengatakan ketegangan antara Beijing dan Washington adalah yang terburuk sejak dimulainya kembali hubungan diplomatik pada 1970-an.

Baca Juga: Sujud Syukur Pasien 01 Corona di Sumedang, Sembuh dari COVID-19 Usai 63 Hari Diisolasi di RSUD

Beijing menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayah Tiongkok yang harus dikembalikan lagi ke daratan, jika perlu dengan paksaan.

loading...

PLA telah merencanakan keinginannya itu sejak tahun 1949, ketika Partai Nasionalis dikalahkan dalam Perang Sipil Tiongkok oleh Partai Komunis Tiongkok dan melarikan diri ke sebuah pulau yang kini menjadi Taiwan.***

Halaman:

Editor: Andika Thaselia Prahastiwi

Sumber: SCMP


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X