Pilot Pesawat Pakistan Sempat Kirim Tanda Bahaya Sebelum Jatuh: Mayday, Mayday, Mayday

- 22 Mei 2020, 20:35 WIB
Petugas penyelamat berkumpul di lokasi kecelakaan pesawat penumpang di daerah perumahan dekat bandara di Karachi, Pakistan 22 Mei 2020.* /REUTERS

PIKIRAN RAKYAT - Pilot pesawat jet Pakistan International Airlines yang jatuh di Karachi mengirim satu pesan Mayday atau tanda bahaya.

Dia mengatakan kepada para pengontrol bahwa pesawat Pakistan itu kehilangan tenaga dari kedua mesinnya pada upaya keduanya untuk mendarat, menurut sebuah rekaman yang diposting di situs web pemantauan liveatc.net.

Setelah pesawat Pakistan tersebut dilaporkan membatalkan upaya sebelumnya untuk mendarat dan berkeliling untuk upaya kedua, seorang pengontrol memanggil pilot 8303 bahwa ia tampak berbelok ke kiri, menunjukkan bahwa ia keluar jalur.

Baca Juga: Tragis, Pesawat Pakistan dengan 100 Penumpang Lebih Jatuh di Kawasan Padat Penduduk Karachi

Pilot pesawat Pakistan itu lalu menjawab bahwa dia akan membawa kembali pesawat ke jalurnya.

"Kami akan kembali, Pak, kami kehilangan mesin," dan pengontrol memberi arahan pesawat untuk mendarat di salah satu dari dua landasan pacu bandara Karachi yang menghadap Barat Daya.

Dua belas detik kemudian pilot memanggil "Mayday, Mayday, Mayday" dan kembali diizinkan untuk menggunakan kedua landasan pacu. 

Baca Juga: Di Meksiko, Toyota Avanza di Modif Hingga Ramah Untuk Kaum Difabel

Tidak ada komunikasi lebih lanjut dari pesawat, dilaporkan sebagai Airbus A320, menurut audio dari liveatc.net, sumber yang dipercaya untuk rekaman dalam penerbangan.***

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X