AS dan Tiongkok Makin Keruh, Undang-undang Keamanan Hong Kong Bisa Picu Krisis

- 22 Mei 2020, 13:43 WIB
ILUSTRASI ketegangan Amerika Serikat dan Tiongkok soal asal mula virus corona.* /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Aktivis Hong Kong menyerukan pada hari Jumat agar orang-orang bangkit menentang rencana Tiongkok untuk memberlakukan Undang-undang keamanan nasional.

Pemberlakuan Undang-undang ini memicu kekhawatiran bahwa Undang-undang baru dapat mengikis kebebasannya melalui "kekuatan dan ketakutan".

Aksi demonstrasi diserukan pada Jumat siang hari di salah satu pusat ekonomi namun tidak terwujud dengan yang diharapkan.

Baca Juga: Lelang Diulang, Pemenang Motor Jokowi dengan Tawaran Rp2,55 Miliar Mundur dan Diperiksa Polda

Seruan demosntrasi tersebut hanya diperhatikan segelintir aktivis dan polisi anti huru-hara langsung diterjunkan ke jalan-jalan.

loading...

Tetapi seruan baru telah muncul untuk demo di malam hari di seluruh wilayah dan aktivis termasuk Joshua Wong berencana untuk bertemu pers untuk mengumumkan "aksi demo" nanti.

"Ini adalah saat yang tepat untuk memulai kembali protes," kata mahasiswa Kay, 24, yang berpartisipasi dalam skala besar tahun lalu dan sering melakukan protes anti-pemerintah dan anti-Tiongkok yang tahun ini memasuki jeda karena virus corona.

Baca Juga: Indra Brasco Beberkan Alasan Mona Ratuliu Melahirkan dengan Proses Caesar

Rencana Undang-undang keamanan menghantam pasar keuangan pada hari Jumat, karena kekhawatiran status kota semi otonom sebagai pusat keuangan global berada dalam risiko, dengan saham Hong Kong dijual saat parlemen Tiongkok duduk untuk membahas Undang-undang baru.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X