Paus Fransiskus Umumkan Gereja-gereja Katolik di Vatikan Dibuka untuk Misa

- 18 Mei 2020, 18:50 WIB
ALUN-alun Santo Petrus Basilika di Vatikan, Roma, sedianya menjadi tempat berkumpul umat Katolik sedunia pada Hari Paskah. Namun peringatan itu telah dibatalkan demi menangkal penyebaran corona.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT – Paus Fransiskus meresmikan pembukaan kembali Basilika Santo Petrus untuk publik, Senin, 18 Mei 2020.

Selain itu, gereja-gereja Katolik juga disilakan menyelenggarakan misa publik untuk pertama kalinya dalam dua bulan, setelah pembatasan untuk menahan penyebaran virus corona dicabut oleh Italia.

Pengumuman tersebut disampaikan Paus, seperti dilaporkan Reuters, dalam misa pribadi di samping kapel di mana Santo Yohanes Paulus II dimakamkan, untuk memperingati 100 tahun kelahiran paus asal Polandia itu.

Baca Juga: Cerita Warga yang Tak Bisa Mudik, Sejak Belasan Tahun Baru Sekarang Tidak Pulang ke Kampung

Pada Jumat pekan lalu, Basilika Santo Petrus telah disterilkan agar terbebas dari virus corona.

Papan-papan bertuliskan petunjuk dalam bahasa Inggris dan Italia menginformasikan pengunjung basilika agar menjaga jarak 1,5 meter, memakai masker, dan mencuci tangan mereka.

Gereja-gereja di seluruh Italia mulai mengadakan misa dengan pedoman baru yang ketat, yang dibuat oleh para uskup dan pemerintah negara itu.

Baca Juga: Direktur Utama dan 3 Komisaris PT LIB Mundur dalam RUPS Luar Biasa

Umat diharuskan memakai masker. Para imam dapat memimpin sebagian besar misa tanpa masker, tetapi mereka harus mengenakannya, juga sarung tangan, ketika membagikan komuni. Komuni harus diberikan di tangan dan bukan di mulut.

Pada Minggu 17 Mei 2020, Paus Fransiskus mendesak Italia mematuhi norma-norma baru "untuk saling menjaga kesehatan dan kesehatan masyarakat".

Tetapi, menurut seorang wartawan Italia di dalam basilika pada Senin pagi, setidaknya seorang imam di sebuah altar tidak mengenakan sarung tangan atau masker saat memberikan komuni.

Baca Juga: Pemkot Tasikmalaya Izinkan Pelaksanaan Salat Idulfitri Meskipun Terapkan PSBB

Secara teknis, Basilika Santo Petrus tetap terbuka selama masa penguncian Italia yang dimulai pada awal Maret, meskipun hanya untuk doa pribadi. Hanya sedikit orang yang masuk karena keamanan yang meningkat untuk menghindari pertemuan di alun-alun basilika.

Vatikan belum mengumumkan kapan Paus akan memimpin misa dari altar utama di hadapan publik. Sejak awal Maret, Paus telah menyelenggarakan misa di sebuah kapel di kediamannya, dan disiarkan langsung di internet atau di televisi.

Vatikan mengatakan bahwa ketika Basilika Santo Petrus terbuka untuk misa besar pada hari Minggu dan hari-hari suci, pemindai suhu tubuh akan digunakan untuk memeriksa suhu tubuh umat yang masuk ke dalam.***

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Antara, Reuters


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X