Selasa, 26 Mei 2020

Ancam Jurnalis AS di Hong Kong, Pompeo Beri Peringatan pada Tiongkok

- 18 Mei 2020, 10:32 WIB
MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada hari Minggu 17 Mei 2020 waktu setempat, mengatakan ancaman campur tangan pemerintah Tiongkok yang mengganggu pekerjaan jurnalis Amerika Serikat (AS) di Hong Kong telah menjadi perhatiannya. 

Pompeo mengatakan setiap keputusan yang melanggar otonomi Hong Kong dapat mempengaruhi penilaian AS terhadap status Hong Kong.

Baca Juga: Lingkaran Industri Negeri Tirai Bambu Memburuk, Pakar: Tiongkok akan Jadi 'Cangkang Kosong'

"Para jurnalis ini adalah anggota pers yang bebas, bukan kader propaganda, dan pelaporan mereka yang berharga memberikan informasi bagi warga Tiongkok dan dunia," kata Pompeo dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Tuntut Penarikan Pasukan dari Timur Tengah, Khamenei: Warga AS akan Diusir dari Iran dan Suriah

Inggris mengembalikan Hong Kong ke Tiongkok pada tahun 1997, dan wilayah itu dijanjikan "otonomi tingkat tinggi" selama 50 tahun.

Janji itu menjadi dasar status khusus wilayah Hong Kong berdasarkan hukum AS, yang telah membantunya berkembang sebagai pusat keuangan dunia.

Baca Juga: Hobi Menonton Drama Korea, Rossa Nyanyikan Lagu Hati yang Kau Sakiti Versi Korea

Pompeo mengumumkan pada 6 Mei bahwa Departemen Luar Negeri menunda laporan kepada Kongres untuk menilai apakah Hong Kong diberikan otonomi yang cukup dari Tiongkok untuk terus menerima perlakuan khusus dari Amerika Serikat.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X