Huawei Masuk Blacklist, Tiongkok Balas Perketat Kehadiran Teknologi AS Termasuk Apple

- 17 Mei 2020, 07:53 WIB
LOGO Apple, teknologi asal Amerika Serikat.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Hubungan Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) memburuk pascapenyebaran virs SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 di mana kini Amerika bertengger menempani posisi tertinggi di dunia untuk kasus sebarannya.

Baca Juga: Indonesia Tempati Urutan 33 Kasus Sebaran COVID-19 di Dunia, untuk Kematiannya Berada di Posisi 24

Hubungan buruk berimbas juga pada ekonomi dan perdagangan antar kedua negara. Tiongkok dikabarkan siap menempatkan perusahaan Amerika Serikat dalam daftar entitas yang tidak dapat diandalkan, sebagai bagian dari tindakan balasan terhadap langkah AS memblokir akses komponen semikonduktor Huawei.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 17 Mei 2020, Capricorn Cobalah untuk Lebih Berani Ekspresikan Idemu

Sebelumnya, Departemen perdagangan AS mengatakan mengubah aturan ekspor untuk secara strategis menargetkan akuisisi semikonduktor Huawei yang merupakan produk langsung dari sejumlah perusahaan pernagkat lunak dan tenologi AS.

Pemerintah AS memasukkan nama Huawei ke dalam blacklist sebagai brand yang terlarang dalam urusan perdagangan.

Baca Juga: Pernyataannya Menjadi Kontroversi, Simak Pesan Balasan Keluarga Tenaga Medis untuk Indira Kalistha

Pemerintah AS tak hanya memasukkan nama Huawei, ada pula sebanyak 70 afiliasi Huawei yang ikut serta dimasukkan ke dalam daftar hitam bernama "entity list" tersebut.

Seluruh perusahaan yang masuk dalam daftar ini dilarang membeli komponen dalam bentuk apapun dari perusahaan AS tanpa persetujuan pemerintah AS.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X