AS Kirim Lagi Dua Kapal Perang, Bantu Malaysia dari Pergerakan Tiongkok di Laut China Selatan

- 14 Mei 2020, 08:18 WIB
MILITER AS kembali kirimkan dua kapal perangnya untuk mengawasi pergerakan Tiongkok di Laut China Selatan.* /REUTERS

PIKIRAN RAKYAT - Hanya dalam waktu satu bulan, Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) kembali mengirim dua kapal perangnya untuk berpatroli di sekitar sengketa hak mineral antara Malaysia dan Tiongkok di Laut Cina Selatan.

Sebelumnya, armada ke-7 Angkatan Laut AS telah mengirim kapal USS Montgomery (LCS 8), kapal kargo kering kelas Lewis dan kapal Clark USNS Cesar Chavez (T-AKE 14) untuk melakukan operasi kehadiran di perairan dan wilayah udara internasional dekat kapal bor berbendera Panama, Capella Barat, Laut China Selatan.

Kapal Panama sedang melakukan operasi survei di zona ekonomi eksklusif Malaysia untuk perusahaan minyak Petronas.

Baca Juga: Jabar Waspada Gelombang Kedua COVID-19, Protokol Kesehatan untuk PPLN dan Pekerja Migran Diperkuat

Operasi ini menarik perhatian dari kapal nelayan Tiongkok dan kapal Penjaga Pantai Tiongkok (China Coast Guard) selama dua bulan terakhir.

loading...

“Pencitraan satelit komersial mengkonfirmasi bahwa kapal Penjaga Pantai Tiongkok (CCG) terus mengganggu. Sebagai tanggapan, angkatan laut Malaysia dan kapal-kapal penegak hukum telah secara teratur berpatroli di daerah itu," demikian laporan dari Asia Maritime Transparency Initiative (AMTI), sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari The National Interest.

Dalam sebuah pernyataan, US Navy mengatakan bahwa kehadirannya diperlukan untuk mendukung transparansi, supremasi hukum, kebebasan navigasi dan pengawasan, yang disebut sebagai prinsip-prinsip yang mendukung keamanan dan kemakmuran bagi Indo-Pasifik, sehingga semua bangsa di wilayah mungkin mendapatkan manfaat.

Baca Juga: Dampak COVID-19, Tukul Arwana Kini Hanya Andalkan Bisnis Kontrakan untuk Nafkahi Keluarga

"Operasi USS Montgomery dengan USNS Cesar Chavez menyoroti fleksibilitas dan kelincahan pasukan angkatan laut kami di wilayah vital ini," kata Laksamana Muda Fred Kacher, selaku komandan Expeditionary Strike Group 7.

Halaman:

Editor: Agil Hari Santoso

Sumber: National Interest


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X