Rendahnya Angka Kasus Virus Corona di Bali Jadi Perhatian Media Asing

- 5 Mei 2020, 03:30 WIB
SUASANA masyarakat di Bali saat pandemi virus corona
SUASANA masyarakat di Bali saat pandemi virus corona //Dok. Al Jazeera

PIKIRAN RAKYAT - Pulau Dewata Bali, yang menerima begitu banyak wisatawan internasional setiap bulan terpaksa dihentikan kegiatannya sejak 20 Maret 2020 lalu karena pandemi virus corona baru atau COVID-19.

Meski begitu, penyebaran virus corona di Bali terbilang cukup rendah dibandingkan wilayah lainnya.

Saking rendahnya, kasus virus corona di Bali menjadi perhatian media asing, salah satunya Al Jazeera.

Baca Juga: Jejak Pengabdian Febri Hariyadi di Persib, Debut 90 Menit Kontra Arema FC di Liga 1 2017

Media Al Jazeera menyebut pada akhir pekan lalu, kesibukan seperti biasa masih terlihat di pasar Kota Denpasar.

Pada Sabtu, 02 Mei 2020 dikabarkan hanya ada 235 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di pulau tersebut.

Termasuk 121 di antaranya berhasil sembuh sementara empat orang lainnya dinyatakan meninggal dunia akibat virus corona.

Baca Juga: Miskonsepsi Puasa, Menahan Lapar Seharian Bukan Berarti Berat Badan Turun Seketika

Bali sendiri pernah diprediksi akan menjadi episentrum terbesar penyebaran COVID-19 di Indonesia menurut para ahli.

Halaman:

Editor: Farida Al-Qodariah

Sumber: Al Jazeera


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X