Selasa, 2 Juni 2020

Kematian Akibat Virus Corona di Amerika Serikat Tembus 16.400 Jiwa

- 10 April 2020, 13:10 WIB
Petugas kesehatan mendorong usungan dengan jenazah di Pusat Medis Yahudi Kingsbrook ditengah mewabahnya virus corona (COVID-19) di kawasan Brooklyn, New York, Amerika Serikat, Rabu, 8 April 2020.* /REUTERS

PIKIRAN RAKYAT – Kematian di Amerika Serikat akibat virus corona COVID-19 mencapai angka 16.400 pada Kamis, 9 April 2020, menurut penghitungan Reuters.

Sementara itu, ada tanda-tanda bahwa wabah tersebut kemungkinan tak lama lagi akan mencapai puncaknya.

Para pejabat AS memperingatkan masyarakat untuk bersiap-siap menghadapi jumlah kematian yang mengkhawatirkan pekan ini.

Bahkan saat bukti menunjukkan bahwa jumlah baru pengidap COVID-19 sedang berada di garis rata di New York, negara bagian yang menjadi pusat wabah corona di AS.

Baca Juga: 100 Alat Pelindung Diri (APD) dari Jaringan Doa se-Kota Sukabumi

Baca Juga: Rp 2 Miliar Per Tahun untuk Kolaborasi Penelitian Diaspora Indonesia

Angka kematian Amerika Serikat saat ini adalah yang tertinggi di dunia.

AS pada Selasa, 7 April, dan Rabu, 8 April mencatatkan rekor harian baru dengan 1.900 kematian baru per hari, menurut penghitungan Reuters.

Jumlah orang meninggal di AS naik sebanyak lebih dari 1.600 pada Kamis (9/4). Dengan jumlah itu pun, beberapa negara bagian belum melaporkan data terbaru mereka.

Baca Juga: 5 Makanan yang Aman Disimpan di Suhu Ruang selama Masa #DiRumahAja

Sementara itu, jumlah orang di AS yang mengidap COVID-19 mencapai 459.000 pada Kamis, naik sebanyak 27.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Hanya Italia yang mencatatkan angka kematian lebih tinggi, yaitu berjumlah 18.279 orang, meskipun jumlah penduduk di negara itu jauh lebih kecil daripada Amerika Serikat.***

Editor: Gita Pratiwi

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X