Kamis, 28 Mei 2020

Begini Tahapan Pemeriksaan COVID-19 di Hong Kong

- 6 April 2020, 20:24 WIB
Kepolisian Hong Kong menolak tuduhan bahwa mereka telah menimbun ribuan masker.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Proses pemeriksaan virus corona di berbagai negara bergantung pada instruksi dari otoritas kesehatan setempat. Di Hong Kong, otoritas setempat pun memberlakukan pemeriksaan terhadap setiap individu yang memiliki gejala COVID-19.  

Seperti yang diketahui, gejala COVID-19 yang paling umum ditemukan adalah demam, batuk kering, dan merasa lelah terus-menerus. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), beberapa orang mungkin juga akan mengalami tambahan gejala lain seperti sesak napas, sakit tenggorokan, pilek, mual, atau bahkan diare.

Dilansir laman SCMP pada Minggu 5 April 2020, di Hong Kong, orang-orang yang memiliki gejala-gejala tersebut dan pernah melakukan perjalanan ke daerah dengan tingkat infeksi tinggi, serta memiliki kontak dekat dengan seseorang yang terinfeksi wajib menghubungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Cerita Korban Longsor di Cikakak Sukabumi, Mendadak Dengar Suara Gemuruh Saat Wudu

Dalam hal pemeriksaan, kota bekas koloni Inggris tersebut menerapkan dua jenis tes yakni tes antigen dan tes antibodi. Tes antigen dilakukan untuk mendeteksi keberadaan Sars-Cov-2 dalam tubuh pasien, sedangkan tes antibodi berguna untuk mendeteksi respons kekebalan tubuh terhadap virus.

Jika pasien pernah terinfeksi sebelumnya, tes ini akan mengembangkan antibodi baru di dalam tubuh pasien tersebut.Tes antigen juga dikenal sebagai tes reaksi rantai polimerase (PCR) yang mampu mendeteksi urutan virus RNA dengan sangat akurat.

Untungnya, para ilmuwan di Tiongkok telah berbagi informasi tentang genetik virus ini sejak Januari lalu, sehingga peneliti di seluruh dunia sekarang dapat mengidentifikasi gen virus dalam tubuh pasien dengan benar. 

Baca Juga: Masalah Mobil Nissan Berlanjut, Kini Menimpa 250 Ribu Unit

Tempat yang dipilih Hong Kong untuk melakukan tes ini adalah klinik umum resmi pemerintah dan beberapa klinik swasta. Para dokter di Hong Kong biasanya merekomendasikan tes PCR (polymerase chain reaction) untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, walaupun itu membutuhkan lebih banyak waktu (setidaknya beberapa jam) daripada tes darah, yang hanya membutuhkan beberapa menit.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X