Kamis, 4 Juni 2020

Virus Corona di Amerika Serikat Diprediksi Tambah Parah, 100.000 Kantong Jenazah Disiapkan

- 2 April 2020, 14:25 WIB
Pekerja bersiap untuk memindahkan mayat ke dalam trailer di luar Rumah Sakit Pusat Brooklyn ditengah pandemi virus corona di kawasan Brooklyn, Kota New York, Amerika Serikat, Senin (30/3/2020).*** /REUTERS

PIKIRAN RAKYAT - Angka kematian akibat wabah virus corona di Amerika Serikat diprediksi akan semakin meningkat dalam beberapa minngu mendatang.

Untuk mengantisipasi hal itu, Pentagon telah menyiapkan 100.000 kantong jenazah yang akan digunakan ketika wabah virus corona semakin memburuk.

Departemen Pertahanan AS telah dimintai 100.000 kantong jenazah tersebut oleh Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA).

Baca Juga: Dampak Merebaknya Virus Corona (Covid-19), Hotel di Cianjur Sudah Merumahkan Karyawannya

Seperti dilaporkan Reuters yang dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara, Badan Logistik Pertahanan (DLA) bekerja dengan kontraktor saat ini untuk menyediakan tambahan, kata pejabat itu.

DLA akan mengirimkan kantong jenazah pada pengiriman awal ketika kontraktor meningkatkan produksinya.

Hingga saat ini DLA Belum memiliki tanggal pengiriman pasti kantong jenazah tersebut dari FEMA. Namun agensi tersebut meminta kantong jenazah itu segera disiapkan.

Baca Juga: Warga Ciamis Positif COVID-19 Usai Ditengok Anaknya, Ridwan Kamil: Dampak Mudik Itu Nyata

Bloomberg telah melaporkan sebelumnya bahwa Pentagon sedang berupaya untuk membeli lebih banyak kantong jenazah dan bahwa lembaga itu awalnya akan menggunakan persediaan 50.000 kantong jenazah yang mereka simpan.

Seorang juru bicara FEMA yang dikutip oleh Bloomberg mengatakan bahwa agensi tersebut membuat rencana hati-hati untuk kebutuhan masa depan, yang termasuk persiapan untuk "kontinjensi kamar jenazah" dari negara bagian di penjuru A.S.

Unit Dukungan Pasukan DLA bertanggung jawab untuk mengelola persediaan Pentagon atas kantong jenazah nilon hijau, ukuran 94 inci x 38 inci, yang biasanya digunakan di zona perang.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X