Cara Warga Tiongkok di Italia Tahan Penyebaran Covid-19 Sehingga Nihil Kasus

- 2 April 2020, 07:49 WIB
DUA bulan lalu warga Tiongkok di Italia didiskriminasi, tapi hingga sekarang nihil kasus positif corona dari mereka.* /REUTERS

PIKIRAN RAKYAT – Di tengah badai infeksi corona dan banyaknya kematian yang menerjang Italia, satu komunitas besar menarik perhatian otoritas kesehatan dunia lantaran nihilnya kasus di sana. 

Dilansir laman CNA, Rabu 1 April 2020, sekitar 50.000 penduduk etnis Tionghoa yang tinggal di Kota Prato berhasil menekan penyebaran wabah virus corona.

Dua bulan yang lalu, warga Tiongkok yang tinggal di Italia menjadi sasaran dari apa yang disebut oleh Amnesty International sebagai “diskriminasi memalukan”.

Orang-orang menghina dan menyerang mereka karena khawatir mereka akan menyebarkan virus ke seluruh Italia.

 Baca Juga: Cegah Virus Corona, 404 Binaan Rutan dan Lapas di Jawa Barat Bebas

Akan tetapi, Kota Prato yang menjadi rumah terbesar untuk satu-satunya komunitas Tiongkok di Italia ini, tidak memiliki kasus sama sekali.

Setelah sebelumnya dijadikan kambing hitam, pemerintah Italia sekarang mencontoh Tiongkok dalam hal adaptasi dini dan ketat dari penangan infeksi Covid-19.

“Kami warga Italia khawatir jika orang-orang Tiongkok di Prato akan menyebabkan masalah. Tetapi, mereka justru bisa bertahan lebih baik dari kami,” ucap Renzo Berti, seorang pejabat kesehatan negara di Florence.

 Baca Juga: Minimalisir Penyebaran Virus Corona, KPK Perpanjang Periode Bekerja dari Rumah

“Di antara seluruh warga Tiongkok di Prato, tidak ada satu pun kasus penularan Covid-19,” tambahnya

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X