Terjadi Pergeseran Aktivitas Ibadah, Jemaat Streaming Layanan Secara Online di Amerika

- 31 Maret 2020, 18:38 WIB
ILUSTRASI Alkitab online /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Sebuah studi dikeluarkan oleh lembaga riset PEW di Amerika Serikat.

Studi tersebut menunjukan bagaimana pandemi COVID-19 berdampak pada kehidupan masyarakat Amerika Serikat.Salah satunya dari sektor keagamaan.

Saat ini jemaat Kristen di Amerika Serikat cenderung untuk menyaksikan layanan ibadah streaming yang dilakukan secara Online.

Baca Juga: 4 Penumpang Meninggal Terinfeksi COVID-19 dalam Kapal, MS Zaandam Ditolak untuk Berlabuh

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Washington Post, dari sekitar lebih dari 11 ribu jemaat yang dimintai pendapatnya tentang aktivitas ibadah, 59 persen diantaranya mengaku lebih jarang beribadah ke gereja saat ini.

Namun, 57 persen diantara mereka juga mengaku tidak pernah ketinggalan untuk menyaksikan layanan ibadah secara streaming.

Pada Sabtu, 15 Maret 2020, layanan Gereja Church Online Platform mencatat 4,7 juta orang melakukan streaming pada salah satu layanan ibadah yang mereka lakukan.

Ini disebabkan saat ini Pemerintah Amerika Serikat sedang memberlakukan kebijakan lockdown sehingga masyarakat tidak bisa keluar rumah.

Baca Juga: WHO Ungkap Alasan ‘Physical Distancing’ Lebih Baik daripada ‘Social Distancing’

Selain itu Presiden Donald Trump juga menghimbau agar seluruh masyarakat melakukan social distancing demi mencegah penyebaran COVID-19.

Halaman:

Editor: Alza Ahdira

Sumber: Washington Post


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X