Kasus Pertama, Anggota Militer Amerika Serikat Meninggal karena COVID-19

- 31 Maret 2020, 12:42 WIB
PARA personel Garda Nasional California mengemasi kantong-kantong makanan, untuk membantu para sukarelawan manula yang sedang terkurung di rumah, di Bank Makanan FIND di Indio, California, 26 Maret 2020, di tengah penyebaran virus corona.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Jadi kasus pertama, Militer Amerika Serikat (AS) berduka karena kehilangan personelnya akibat virus COVID-19. 

Demikian disampaikan Pentagon, Senin 30 Maret 2020 waktu setempat. Hal tersebut dilaporkan di tengah kenaikan tajam jumlah anggota pasukan yang terinfeksi COVID-19.

Baca Juga: Drone Penyemprot Disinfektan akan Disebar ke Kota/Kabupaten di Jabar

Pentagon menyebutkan personel yang meninggal itu merupakan anggota Garda Nasional Militer New Jersey.

Ia dirawat di rumah sakit sejak 21 Maret dalam keadaan positif mengidap COVID-19, penyakit yang disebabkan virus corona, dan meninggal pada Sabtu, katanya.

"Hari ini menjadi hari yang menyedihkan bagi Departemen Pertahanan sebab kami untuk pertama kalinya kehilangan anggota dinas Amerika akibat virus corona," kata Menteri Pertahanan Mark Esper melalui pernyataan. Tak ada informasi lain yang diberikan mengenai korban tersebut.

Baca Juga: Realokasi Anggaran Rp 405 Miliar, DPR : Asal Tidak Menyentuh Langsung Kegiatan Pendidikan

"Ini kehilangan yang menyakitkan bagi komunitas militer kami dan kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, teman, rekan-rekan sipil dan seluruh komunitas Garda Nasional."

Sebelumnya pada Senin, Pentagon mengungkapkan bahwa 568 personel militer positif mengidap virus corona. Angka itu naik dari 280 pada Kamis lalu.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X