Maksud Hati Sembuhkan Virus Corona, 300 Orang Tewas setelah Tenggak Metanol

- 30 Maret 2020, 14:49 WIB
ILUSTRASI virus corona.* //pexels

Baca Juga: Kebiasaan Buruk saat Berpacaran Menurut Zodiak, Aries Tidak Sabar dan Egois

Di Iran, pemerintah sudah mengimbau agar produsen metanol yang sangat beracun menambah warna pada produk mereka sehingga masyarakat dapat membedakannya dari etanol, jenis alkohol yang dapat digunakan untuk membersihkan luka.

Meskipun di Iran produksinya ilegal, etanol merupakan jenis alkohol yang kerap ditemukan dalam minuman-minuman keras.

Namun, beberapa pembuat minuman keras di Iran menggunakan metanol dan menambahkan sedikit pemutih warna untuk menutupi warna aslinya sebelum dijual.

Baca Juga: Tak Sanggup Beli Baru, Warga Bandung Kedapatan Pungut Masker Bekas

Metanol juga dapat mencemari alkohol-alkohol yang difermentasi secara aman dan profesional.

loading...

Jika seseorang meminum metanol, organ tubuh dan otaknya akan mengalami kerusakan.

Gejala-gejala kerusakan organ tubuh dan otak tersebut meliputi, nyeri dada, mual, hiperventilasi, kebutaan, bahkan koma.

Baca Juga: Striker Persib dan Daftar Pesepakbola Positif Terjangkit Virus Corona, Update Kondisi Wander Luiz

Sebelum adanya pandemi COVID-19, masyarakat yang meninggal karena keracunan metanol sudah sering terjadi di Iran.

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia

Sumber: Mirror


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X