Jumat, 5 Juni 2020

Tinggalkan Istri yang Hamil 7 Bulan karena Corona, Polisi Wuhan Diminta Meminta Maaf kepada Keluarga dr Li Wenliang

- 20 Maret 2020, 11:11 WIB
KEMATIAN dr Li Wenliang, dokter yang pertama kali mengungkapkan peringatan munculnya wabah virus baru telah memicu kemarahan masyarakat. Ratusan ribu pujian dan penghargaan disampikan kepada Li oleh para pelayat.* /THE HERALD KOREA

PIKIRAN RAKYAT - Usai selama 40 hari melakukan investigasi terhadap kematian dr Li Wenliang, dokter yang pertama kali mengungkapkan virus corona tipe baru, lembaga pengawas tertinggi di Tiongkok mengeluarkan beberapa rekomendasi. 

Dikabarkan Pikiran-Rakyat.com sebelumnya, Li Wenliang yang merupakan dokter pengungkap pertama kali virus corona di Tiongkok juga meninggal karena virus mematikan tersebut.

Rekomendasi lembaga pengawas Tiongkok salah satunya mendesak pihak kepolisian Wuhan untuk meminta maaf kepada keluarga almarhum dr Li, spesialis mata yang pertama kali ungkap potensi merebaknya wabah radang paru-paru karena virus corona jenis baru mirip SARS di Ibu Kota Hubei, Tiongkok itu.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Ancam 40 Persen Usaha Mikro, Bambang Tris : Omzetnya Anjlok hingga 70 Persen

Lembaga pengawas menerbitkan rekomendasi pada Kamis 19 Maret 2020 itu berdasarkan penyelidikan terhadap aparat kepolisian Wuhan yang memberikan surat teguran kepada dr Li terkait pernyataannya di grup pesan instannya akan bahaya virus yang belakangan diidentifikasi sebagai COVID-19.

Penyelidikan kasus kematian Li tersebut dilakukan karena berpotensi menimbulkan serangan terhadap sistem politik Tiongkok.

Dalam investigasi yang dilakukan sejak kematian dr Li pada 7 Februari, tim telah meminta badan pengawas daerah untuk melakukan berbagai perbaikan sistem, meminta pertanggungjawaban personel terkait, dan mengumumkan hasil pemeriksaan secepat mungkin.

Baca Juga: Perang Lawan Corona belum usai, Potensi PHK Kini Mengintai

Tim juga menyelidiki proses perawatan darurat kepada Li sebelum meninggal dunia karena beberapa masyarakat mempertanyakan penyebab kematian tersebut, apalagi adanya dugaan pihak berwenang setempat berupaya menunda pengumuman kematian dokter berusia 37 tahun itu.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

Ringtimes Banyuwangi

Diam

5 Juni 2020, 16:00 WIB
X