Ampuni 10.000 Tahanan untuk Cegah Penyebaran Virus Corona, Juru Bicara Pengadilan Iran: Tidak Perlu Kembali ke Penjara

- 19 Maret 2020, 11:01 WIB
Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei menghadiri pertemuan umum menjelang peringatan ke-41 revolusi Islam, di Teheran, Iran, Rabu (5/2/2020).*
Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei menghadiri pertemuan umum menjelang peringatan ke-41 revolusi Islam, di Teheran, Iran, Rabu (5/2/2020).* /REUTERS

PIKIRAN RAKYAT - Sebanyak 85.000 tahanan di penjara Iran dibebaskan sementara termasuk tahanan politik untuk menekan penyebaran virus corona atau COVID-19.

Namun, setidaknya ada 10.000 tahanan, termasuk tahanan politik, yang akan diampuni kejahatannya oleh Pimpinan Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei guna menghormati tahun baru Iran.

"Mereka yang telah diampuni tidak akan kembali kepenjara, hampir setengah dari tahanan dari keamanan pun akan di ampuni," ujar juru bicara pengadilan Gholamhossein Esmaili sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Reuters.

Baca Juga: Ikut Cegah Penularan Corona, Ojek Online Terapkan Layanan Tanpa Kontak Langsung

Esmaili pun mengaku, sebagian besar tahanan yang telah dibebaskan tidak perlu kembali ke penjara.

"Sebagian besar tahanan yang telah dibebaskan sementara tidak perlu kembali ke penjara setelah mendapatkan ampunan dari Presiden," ujar Esmaili.

Esmaili tidak mengatakan apakah pekerja bantuan Inggris-Iran Nazanin Zaghari-Ratcliffe akan termasuk pada pengampunan ini.

Baca Juga: Antisipasi Penyebaran Covid-19, Balai Kesehatan Penerbangan (Hatpen) Lakukan Penyemprotan Disinfektan Lingkungan Kerja

Iran mengaku memiliki 189.500 orang di penjara, hal ini termasuk ratusan orang yang pernah ditangkap saat protes anti pemerintah pada bulan November lalu.

Halaman:

Editor: Mitha Paradilla Rayadi

Sumber: Reuters


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X