Kisah Relawan Tiongkok yang Berjuang Lawan Virus Corona, Rela Angkut Limbah Medis Wuhan Sebanyak 500 Ton per Hari hingga Lupa Hari Ulang Tahunnya Sendiri

- 4 Maret 2020, 18:17 WIB
Relawan pengangkut limbah eds di Tiongkok /Tangkap Gambar Video via SCMP

Baca Juga: Geram dengan Penimbun Masker di Tengah Wabah Virus Corona, Aming: Ada Hukumnya

Namun memasuki bulan Februari 2020, jumlah limbah medis harian meningkat dikarenakan meningkatnya orang yang dikarantina di Wuhan.

Para relawan ini memiliki misi untuk membantu mengangkut berton-ton masker wajah, pakaian biohazard hingga seprai rumah sakit ke tempat pembuangan untuk dihancurkan.

Berdasarkan peraturan Tiongkok mengenai Manajemen Limbah Medis, dalam hal mengalir, kebocoran dan penyebaran mikroorganisme berbahaya waktu penyimpanan sementara dalam lembaga kesehatan tidak boleh melebihi 48 jam.

Baca Juga: Soal Wabah Virus Corona di Indonesia, Ketua DPR RI Puan Maharani: Utamakan Keselamatan Masyarakat

Wang dan timnya harus berurusan dengan limbah medis yang menumpuk setiap hari, dengan operasi yang sangat berhati-hati.

"Setiap tong sampah memiliki berat lebih dari 30 kilogram. Dua sukarelawan harus mengangkat 18 tong sampah untuk mengisi truk pada satu waktu.

"Desinfeksi limbah sebelum memindahkannya ke lokasi pembakaran di pinggiran kota," ujar Wang.

Baca Juga: Usai Klaim Telah Sembuhkan Seluruh Pasien Covid-19, Vietnam Ungkap 5 Langkah Atasi Virus Corona di Negaranya

Wang juga mengatakan bahwa setiap hari bersama timnya, ia merasakan tekanan besar mengingat masih ada tumpukan limbah yang menunggu untuk di angkut.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani

Sumber: News.Cgnt


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X