Selasa, 7 April 2020

8 Warga Iran Tewas Akibat Virus Corona COVID-19, Pemerintah Tutup Kota Sakral Syiah dan Perbatasan Turki

- 23 Februari 2020, 21:53 WIB
IRAN mulai kewalahan dengan virus corona COVID-19 lantaran banyaknya korban tewas secara mendadak sehingga kota-kota sakral ditutup, bahkan Turki menutup perbatasannya dengan Iran.* /AFP/Atta KENARE

PIKIRAN RAKYAT - Penyebaran virus corona Wuhan COVID-19 memang tak diduga-duga, bahkan tiba-tiba saja menimbulkan kekacauan di luar Tiongkok.

Seperti diberitakan Pikiran-Rakyat.com, korban tewas akibat virus tersebut di Iran tiba-tiba saja muncul pada Kamis 20 Februari 2020.

Dua orang yang tak pernah pergi ke luar negeri dan tinggal di kota sakral Syiah, Qom, dilaporkan meninggal, lantas membuat universitas dan sekolah terpaksa ditutup.

Baca Juga: Tumpah Ruah Amarah Dewi Persik pada Asisten Rumah Tangganya

Kondisinya kemudian menjadi semakin buruk lantaran pada Minggu 23 Februari 2020 korban tewas bertambah hingga delapan orang.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari The Guardian, Negeri Para Mullah ini melaporkan jumlah kasus infeksi yang mereka catat mencapai 43 orang.

Kota Qom yang menjadi wilayah dengan infeksi tertinggi di Iran. Pemerintah akhirnya memutuskan untuk menutup kota yang banyak dikunjungi penganut Islam Syiah tersebut.

Baca Juga: Ditinjau Menteri Kesehatan hingga Dibantu Tim Sar saat Banjir, RSCM: Hari Ini Semua Terkendali

"Virus (COVID-19) telah datang dari Tiongkok menuju Kota Qom. Pedagang di Qom yang meninggal karena virus tersebut telah biasa berpergian ke Tiongkok.

Halaman:

Editor: Mahbub Ridhoo Maulaa

Sumber: The Guardian

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X