Minggu, 5 April 2020

Suhu Dingin di Suriah, 80.000 Penduduk Tidur di Pengungsian Tak Beratap, 6 di Antaranya Tewas

- 18 Februari 2020, 19:37 WIB
Ilustrasi seorang pengungsi yang berjuang melawan suhu dingin.* /AFP

 

PIKIRAN RAKYAT - Lebih dari 80.000 penduduk Suriah tertidur di pengungsian dengan suhu yang dingin dan juga tidak beratap.

Para pengungsi tersebut melarikan diri dari serangan Pemerintah Suriah di sebelah utara Provinsi Idlib.

Diketahui, perang di Idlib terjadi saat pemberontak nasionalis dan jihadis yang didukung oleh Turki melawan Pemerintah Suriah serta para sekutunya Rusia dan Iran.

Baca Juga: 4 Hal yang Harus Diketahui Para Manajer Mengenai Bekerja dengan Generasi Z

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari laman Independent, International Rescue Comittee (IRC), mengonfirmasi setidaknya ada 6 anak yang dilaporkan meninggal dunia.

6 anak tersebut meninggal lantaran tidak bisa menahan suhu yang sangat dingin dalam beberapa hari terakhir.

IRC menyebut, satu keluarga ditemukan tewas di dataran bersalju setelah mereka tidak dapat menemukan tempat yang bisa disinggahi.

Baca Juga: Rusak Hampir Setahun, Jembatan Penghubung Purwakarta-Subang via Tanjung Garut Menunggu Perbaikan

Krisis kemanusiaan yang terjadi di Suriah sangat membuat khawatir para relawan amal, banyak organisasi amal membantu para pengungsi yang melarikan diri dari serangan pemerintah.

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia

Sumber: Independent

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X